Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin Pilih Gerhard Schröder Jadi Mediator Tuai Respons Beragam dari Jerman, Gencatan Senjata Gagal?
Putin mengusulkan mantan Kanselir Jerman Gerhard Schröder sebagai mediator dalam pembicaraan damai Rusia-Ukraina.
Nama Gerhard Schröder kemudian muncul sebagai sosok yang diusulkan Putin untuk membantu proses negosiasi.
Schröder yang kini berusia 82 tahun diketahui tetap memiliki hubungan dekat dengan Putin bahkan setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 2022.
Mantan kanselir Jerman itu sebelumnya juga memegang jabatan penting di proyek energi Rusia, termasuk jalur pipa Nord Stream dan perusahaan minyak Rosneft sebelum mundur pada 2022.
Usulan Putin Picu Perdebatan SPD Jerman
Baca juga: 5 Populer Internasional: Gencatan Senjata 3 Hari Rusia-Ukraina - Penumpang Hondius Takut Dikucilkan
Usulan Putin memicu perdebatan di internal Partai Sosial Demokrat (SPD) Jerman.
Mantan ketua komite urusan luar negeri Bundestag dari SPD, Michael Roth, menolak gagasan tersebut.
Tagesspiegel melaporkan Roth menegaskan mediator perdamaian “tidak boleh menjadi teman Putin”.
Ia juga menekankan mediator harus diterima Ukraina.
“Baik Moskow maupun kami tidak dapat memutuskan hal itu atas nama Kyiv,” ujarnya.
Namun sejumlah politikus SPD lainnya justru lebih terbuka terhadap usulan Kremlin tersebut.
Der Spiegel melaporkan juru bicara urusan luar negeri SPD, Adis Ahmetovic, mengatakan proposal itu perlu dipertimbangkan secara serius bersama negara-negara Eropa lainnya.
Politikus SPD lainnya, Ralf Stegner, menyebut Eropa harus memanfaatkan setiap peluang diplomatik sekecil apa pun agar masa depan Ukraina tidak hanya ditentukan Rusia dan Amerika Serikat.
Gencatan Senjata Terancam Gagal
Di tengah pembicaraan damai, situasi di medan perang justru kembali memanas.
The Guardian melaporkan Rusia dan Ukraina saling menuduh melanggar gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.
Pejabat Ukraina menyebut sedikitnya tiga orang tewas akibat serangan drone Rusia di dekat garis depan.
Baca juga: 20 Drone Ukraina Ditembak Jatuh Rusia saat Gencatan Senjata Hari Kemenangan Berlaku
Lebih dari 200 bentrokan juga dilaporkan terjadi sejak Sabtu (9/5/2026) pagi.