Iran Vs Amerika Memanas
AS Ancam Bom Bunker Iran Pakai Mata-Mata Luar Angkasa, Teheran Melawan: Uranium Ini Sakral!
AS ancam bom bunker Iran pakai pengawasan luar angkasa, Teheran tegas: uranium adalah hak sakral tak bisa disentuh Washington.
Secara teknis, uranium pada tingkat tersebut belum dapat digunakan langsung sebagai senjata nuklir, tetapi sudah mendekati ambang pengayaan tingkat militer yang mencapai sekitar 90 persen.
Amerika Serikat dan sekutunya menilai jumlah tersebut cukup untuk menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan regional.
Sebaliknya, Iran terus membantah bahwa mereka berupaya membuat bom nuklir.
Teheran menegaskan program nuklir mereka bertujuan untuk kebutuhan energi dan penelitian sipil.
Konflik ini sebenarnya berakar dari runtuhnya kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) tahun 2015.
Dalam kesepakatan itu, Iran setuju membatasi pengayaan uranium hingga 3,67 persen sebagai imbalan pencabutan sanksi ekonomi internasional.
Namun Trump menarik AS keluar dari JCPOA pada masa jabatan pertamanya dan kembali menjatuhkan sanksi berat terhadap Iran.
Langkah tersebut mendorong Iran meningkatkan kapasitas pengayaan uranium secara bertahap hingga melampaui batas perjanjian lama.
Pengawasan Luar Angkasa dan Ancaman Militer
Pernyataan Trump mengenai penggunaan Space Force menjadi perhatian besar karena memperlihatkan perubahan strategi pengawasan AS terhadap Iran.
Washington kini disebut mengandalkan satelit militer, intelijen orbital, hingga sistem pelacakan real-time untuk memonitor aktivitas di sekitar fasilitas nuklir Iran.
Baca juga: AS Tuntut Iran Serahkan 440 KG Uranium Aktif, Teheran Tegaskan Pengayaan Nuklir Tak Bisa Dinego
Laporan Fortune menyebut ancaman tersebut muncul ketika pembicaraan damai antara kedua negara masih berlangsung melalui mediator Pakistan.
Namun di saat yang sama, Trump juga menegaskan perang belum benar-benar selesai.
“Mereka memang sudah dikalahkan, tapi itu bukan berarti semuanya berakhir,” kata Trump.
Ia mengklaim AS masih memiliki sejumlah target strategis lain yang dapat dihancurkan jika Iran tidak mengikuti syarat Washington.
Pernyataan tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa gencatan senjata saat ini bisa runtuh sewaktu-waktu.