Rabu, 13 Mei 2026

Penemuan Buku PR Anak Ungkap Kasus Mayat Pria dalam Karung Goni di India

Kasus mayat pria dalam karung di India terungkap setelah polisi menemukan buku catatan anak-anak di lokasi kejadian

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
India Today
PENEMUAN MAYAT - Polisi di Madhya Pradesh, India, mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria yang jasadnya ditemukan di dalam karung goni di bawah sebuah jembatan di distrik Raisen. Kasus ini menyita perhatian publik karena terungkap berkat sebuah buku catatan anak-anak yang ditemukan di lokasi penemuan mayat.(India Today) 
Ringkasan Berita:
  • Polisi di Madhya Pradesh, India, mengungkap kasus pembunuhan pria yang jasadnya ditemukan dalam karung di bawah jembatan 
  • Kasus tersebut terpecahkan setelah penyidik menemukan buku catatan anak-anak di lokasi kejadian 
  • Polisi menduga motif pembunuhan dipicu rasa cemburu terkait hubungan asmara melalui media sosial

 

TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Polisi di Madhya Pradesh, India, mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria yang jasadnya ditemukan di dalam karung goni di bawah sebuah jembatan di distrik Raisen.

Kasus ini menyita perhatian publik karena terungkap berkat sebuah buku catatan anak-anak yang ditemukan di lokasi penemuan mayat.

Korban diketahui bernama Pappu alias Veeru Jaat, warga Rajasthan. Saat ditemukan, kondisi jenazah korban sudah membusuk sehingga sempat menyulitkan proses identifikasi.

Menurut keterangan polisi seperti dikutip dari India Today, ]tangan dan kaki korban terikat, sementara mulutnya ditutup menggunakan lakban.

Selain jasad korban, aparat menemukan sejumlah barang lain di lokasi kejadian, di antaranya tas, sisir, sepasang sepatu, dan sebuah buku catatan pekerjaan rumah milik anak-anak.

Pada tahap awal penyelidikan, polisi mengategorikan kasus tersebut sebagai “pembunuhan buta” karena minim saksi dan petunjuk mengenai identitas pelaku maupun motif pembunuhan.

Baca juga: Pengakuan Istri Ilham Pradipta di Sidang Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Perbuatan Terdakwa Keji

Namun penyelidikan mulai menemukan titik terang setelah polisi menelusuri asal-usul buku catatan yang ditemukan di sekitar lokasi.

Penyidik kemudian berhasil melacak guru dari anak pemilik buku tersebut. Dari situ, polisi memperoleh informasi mengenai keluarga anak tersebut dan mendatangi rumah mereka.

Saat tiba di lokasi, polisi mendapati rumah dalam keadaan kosong. Keluarga tersebut diketahui telah meninggalkan rumah selama beberapa hari.

Kondisi itu membuat aparat memperluas pencarian melalui jaringan informan hingga akhirnya menemukan keluarga tersebut di wilayah Ujjain.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap adanya dugaan hubungan asmara yang menjadi pemicu pembunuhan.

Seorang wanita bernama Reena Kirar diketahui pernah menjalin hubungan dengan pria bernama Arun Patel.

Setelah hubungan mereka berakhir, Reena kemudian berkenalan dengan korban melalui Facebook. Kedekatan mereka membuat korban kerap berkunjung ke rumah Reena.

Polisi menduga situasi tersebut memicu rasa cemburu Arun Patel hingga akhirnya merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Pada 29 April 2026, korban diduga diajak datang ke rumah Reena.

Di lokasi itu, Arun bersama seorang rekannya disebut sudah menunggu.

Korban kemudian diduga dianiaya menggunakan tongkat bisbol hingga meninggal dunia.

Setelah korban tewas, jasadnya dimasukkan ke dalam karung goni lalu dibuang di tepi jalan tol di bawah jembatan untuk menghilangkan jejak.

Polisi menyebut para tersangka sempat berpindah-pindah lokasi guna menghindari penangkapan.

Dalam penyelidikan lanjutan, aparat menyita sejumlah barang bukti, termasuk tongkat bisbol yang diduga digunakan dalam aksi pembunuhan, kendaraan yang dipakai untuk membuang jasad, serta beberapa telepon genggam milik tersangka.

Saat ini, polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka dan melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved