Iran Vs Amerika Memanas
Hari ke-82 Perang Iran: Teheran Ancam Buka Front Baru, Trump Beri Tenggat 3 Hari
Perang Iran hari ke-82, Rabu (20/5/2026): Iran ancam buka front baru jika AS menyerang lagi, sementara Trump beri Teheran tenggat 2-3 hari.
Kelompok Hizbullah juga mengklaim telah melancarkan 26 serangan terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan.
Di Gaza, serangan udara Israel menghantam sebuah rumah di kawasan Nassr, Kota Gaza, hingga memicu kebakaran besar.
Rekaman yang diverifikasi Al Jazeera menunjukkan tim pertahanan sipil berupaya memadamkan api di lokasi serangan.
Selain itu, Kementerian Kesehatan Lebanon mengecam penghancuran pusat layanan kesehatan primer di al-Maashouq.
Baca juga: Terkuak Dalang Serangan Drone Misterius ke PLTN Milik UEA, Benarkah Iran?
Pemerintah Lebanon menyebut jumlah fasilitas kesehatan yang terdampak serangan Israel kini mencapai 31 lokasi sejak perang meluas.
Xi Jinping dan Putin Bertemu
Di tengah meningkatnya ketegangan, Presiden China Xi Jinping juga menggelar pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing.
Pembicaraan kedua pemimpin disebut berfokus pada kerja sama energi, senjata, serta dampak perang Iran dan Ukraina terhadap stabilitas global.
Al Jazeera melaporkan perang Iran telah memicu kekhawatiran baru terhadap pasokan energi dunia dan memperbesar risiko krisis ekonomi global.
Sementara itu, para menteri keuangan negara-negara G7 berjanji meningkatkan koordinasi untuk menghadapi risiko ekonomi akibat perang dan gangguan perdagangan internasional.
Warga AS Dibebaskan dari Penjara Iran
Baca juga: Trump Klaim Xi Jinping Janji China Tak Persenjatai Iran, tetapi Ancaman Serangan AS Masih Menguat
Di tengah proses negosiasi, Iran juga membebaskan Shahab Dalili, warga negara Iran yang memiliki status penduduk tetap Amerika Serikat.
Kelompok HAM HRANA menyebut Dalili telah dipenjara selama 10 tahun di Penjara Evin, Teheran.
Menurut laporan Al Jazeera, Dalili kini telah kembali ke Amerika Serikat setelah dibebaskan otoritas Iran.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)