5 Populer Internasional: Penembakan Dekat Gedung Putih - Rusia Luncurkan Serangan Besar ke Ukraina
Berita populer internasional, di antaranya penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, pelaku tewas ditembak Secret Service
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan sejumlah bangunan mengalami kebakaran, termasuk sekolah dan pusat bisnis.
Beberapa warga juga dilaporkan sempat terjebak di tempat perlindungan akibat hantaman serangan.
Sudah Ada Peringatan
Sebelum serangan terjadi, Ukraina dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kyiv telah memperingatkan kemungkinan adanya serangan udara besar dari Rusia dalam waktu dekat.
Serangan ini diyakini sebagai respons Moskow atas serangan drone Ukraina ke Starobilsk, wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia.
Moskow menuduh serangan tersebut menghantam asrama perguruan tinggi dan menewaskan sedikitnya 18 orang.
Pemerintah Ukraina membantah sengaja menyerang warga sipil.
Kyiv mengklaim target mereka adalah unit drone militer Rusia yang berada di lokasi tersebut.
Janji Pembalasan Putin
Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya menegaskan kalau pihak yang bertanggung jawab atas serangan di Luhansk akan menerima “hukuman berat yang tak terelakkan”.
5. Profil Oreshnik, Rudal Hipersonik Rusia yang Diduga Gempur Kyiv Minggu Ini
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengumumkan bahwa Rusia kembali menggunakan rudal balistik hipersonik Oreshnik dalam rangkaian serangan massal drone dan rudal yang menghantam Kyiv pada Minggu dini hari ini (24/5/2026).
Serangan tersebut juga menandai momen kali ketiga bagi penggunaan rudal tersebut dalam konflik yang telah berjalan selama empat tahun ini.
Melansir dari Reuters, pemerintah Ukraina sendiri mengklaim serangan rudal tersebut mengakibatkan sedikitnya dua orang tewas.
Gelombang serangan udara yang masif ini tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga merusak berbagai fasilitas sipil di ibu kota Ukraina, termasuk area di dekat kantor pemerintahan, gedung apartemen, sekolah, hingga pasar tradisional.
Rudal Oreshnik sendiri dilaporkan menghantam wilayah Bila Tserkva di kawasan Kyiv.
Mengenal Rudal Hipersonik Oreshnik
Penggunaan Oreshnik dalam serangan dini hari ini menjadi sorotan mengingat rudal tersebut termasuk salah satu teknologi terbaru yang diperkenalkan Rusia dalam konflik melawan Ukraina selama 4 tahun terakhir.
Oreshnik, yang dalam bahasa Rusia berarti pohon kemiri, merupakan rudal balistik jarak menengah (IRBM) yang dirancang untuk membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir.
Rudal Oreshnik sendiri pertama kali digunakan dalam serangan di Dnipro pada November 2024 lalu.
Adapun serangan di Kyiv pada Minggu dini hari ini adalah pemakaian Oreshnik untuk ketigakalinya menyusul serangan serupa di wilayah Lviv pada Januari 2026 lalu.
Oreshnik sendiri menjadi sorotan dunia karena dikenal memiliki kecepatan ekstrem.
Saat memasuki fase terminal, rudal ini mampu melaju antara Mach 10 hingga Mach 11, atau setara dengan 12.300 hingga 13.475 km/jam.
Kecepatan hipersonik yang melampaui batas zona standar ini membuat Oreshnik secara teknis mustahil dicegat oleh sistem pertahanan udara konvensional.
Waktu respons yang dibutuhkan sistem pertahanan untuk mendeteksi, mengunci target, hingga meluncurkan interseptor membutuhkan waktu menit, sementara Oreshnik mampu menutup jarak target dalam hitungan detik.
Selain kecepatan, Oreshnik memiliki mekanisme peluncuran yang unik.
(Tribunnews.com)