Rabu, 27 Mei 2026

Skandal Pelecehan Seksual Anak Prasekolah di Paris, Lebih dari 100 Kasus Diperiksa

Lebih dari 100 kasus pelecehan dan penganiayaan seksual terhadap anak-anak prasekolah berusia 3–6 tahun tengah diselidiki di Paris.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
Pexels
KEKERASAN ANAK PRASEKOLAH - Foto ilustrasi anak bermain di sekolah prasekolah, diambil dari situs bebas royalti Pexels. Lebih dari 100 kasus pelecehan dan penganiayaan seksual terhadap anak-anak prasekolah berusia 3–6 tahun tengah diselidiki di Paris 

Beberapa sekolah menggabungkan kelompok usia ini agar anak-anak dapat bersosialisasi lintas usia.

Peraturan perundang-undangan Prancis tidak lagi mengizinkan pendidikan di rumah (homeschooling), kecuali dalam kasus-kasus sangat khusus seperti disabilitas berat.

Sekolah negeri pun diwajibkan mengintegrasikan anak-anak dengan disabilitas fisik atau kesulitan belajar ringan.

Prasekolah Prancis menyelenggarakan 24 jam pelajaran per minggu, yang dapat diatur dengan berbagai cara tergantung kebijakan sekolah.

Contoh umum adalah dua jam di pagi hari dan dua hingga tiga jam di sore hari, dengan jeda panjang untuk makan siang. 

Setiap kelas umumnya terdiri dari 25 anak atau lebih, seorang guru, dan seorang asisten pengajar.

Staf tambahan seperti psikolog atau pemimpin kegiatan jarang hadir secara rutin.

Adapun pengawas sekolah adalah staf non-pengajar yang bertugas mengelola perilaku siswa dan mengawasi anak-anak di luar jam pelajaran, seperti saat istirahat makan siang, waktu tidur siang, dan kegiatan setelah sekolah.

Apa yang Dilakukan Anak-Anak di Prasekolah?

École maternelle berfungsi sebagai fase transisi antara daycare dan sekolah dasar, dengan penekanan pada bermain dan sosialisasi.

Anak-anak masih memiliki waktu tidur siang dan boleh pulang untuk makan siang.

Namun, mereka juga mulai diperkenalkan pada kegiatan membaca, menulis, serta tugas-tugas terstruktur.

Aktivitas fisik tetap menjadi bagian penting dari rutinitas harian mereka.

Perkembangan setiap anak biasanya dipantau guru melalui buku catatan yang dibawa pulang untuk ditunjukkan kepada orang tua.

Tujuan utama tahap ini adalah membiasakan anak dengan lingkungan sekolah.

Peran Pengawas Sekolah

Mengutip News Live 9, pada kenyataannya pengawas sekolah justru lebih sering menghabiskan waktu bersama siswa dibandingkan guru kelas itu sendiri.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved