Rabu, 3 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Hari ke-92 Perang Iran: Trump Masih Bimbang, Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Damai

Hari ke-92 perang Iran diwarnai kebuntuan diplomasi. Trump belum ambil keputusan final, Teheran menolak klaim damai.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump masih menimbang keputusan akhir terkait proposal kesepakatan Iran di hari ke-92 perang.
  • Teheran menegaskan negosiasi memang terus berjalan, namun belum ada kesepakatan damai yang disetujui kedua pihak.
  • Di saat diplomasi masih buntu, konflik di Lebanon dan perbatasan Israel kembali memanas.

 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Iran memasuki hari ke-92, Sabtu (30/5/2026) dengan prospek kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih belum pasti.

Dilansir Al Jazeera, Presiden AS, Donald Trump mengatakan dirinya akan membuat "keputusan akhir" terkait proposal kesepakatan yang sedang dibahas kedua pihak.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Washington masih mengevaluasi langkah selanjutnya dalam upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Hingga kini, Gedung Putih belum mengumumkan rincian maupun hasil akhir dari pembahasan tersebut.

Iran Tegaskan Belum Ada Kesepahaman

Di tengah spekulasi mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan, Iran menegaskan bahwa belum ada kesepahaman final dengan Amerika Serikat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan komunikasi dan pertukaran pesan antara kedua negara masih berlangsung.

Namun, menurutnya, belum ada kesepakatan akhir yang dapat diumumkan kepada publik.

Baghaei juga menegaskan Iran akan menilai setiap langkah berdasarkan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan politik.

Ia turut mengkritik blokade angkatan laut Amerika Serikat yang disebutnya sebagai tindakan ilegal.

Ghalibaf: Washington Harus Bertindak Dulu

Baca juga: Hari ke-89 Perang Iran: Gencatan Senjata Retak, Israel Gempur Lebanon, 31 Tewas

Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyampaikan sikap serupa.

Ia mengatakan Teheran akan menilai setiap proposal berdasarkan implementasi nyata di lapangan.

Menurut Ghalibaf, Iran tidak akan mengambil langkah baru sebelum Washington menunjukkan tindakan konkret terlebih dahulu.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses negosiasi masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan yang mengikat kedua pihak.

AS Tetap Siaga di Timur Tengah

Sementara proses diplomasi berjalan, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pasukannya tetap berada dalam kondisi siaga di seluruh kawasan Timur Tengah.

CENTCOM juga merilis gambar patroli jet tempur F-16 yang terus beroperasi di wilayah tersebut.

Dalam Dialog Shangri-La di Singapura, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth kembali menegaskan komitmen Washington untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Hegseth mengatakan pemerintahan Trump berencana menginvestasikan sekitar 1,5 triliun dolar AS untuk memperkuat sektor pertahanan.

Ia juga mendorong negara-negara sekutu meningkatkan belanja pertahanan hingga minimal 3,5 persen dari produk domestik bruto masing-masing.

Israel dan Lebanon Masih Memanas

Di tengah proses negosiasi AS-Iran, ketegangan di perbatasan Israel dan Lebanon juga terus berlanjut.

Baca juga: Hari ke-88 Perang Iran: Rudal Menghujani Hormuz, Trump Mainkan Dua Kartu Sekaligus

Militer Israel melaporkan telah mencegat sejumlah proyektil yang ditembakkan dari wilayah Lebanon menuju Israel utara.

Satu proyektil lainnya dilaporkan jatuh di dekat Kiryat Shmona.

Militer Israel menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pasukannya telah bergerak melampaui Sungai Litani di Lebanon selatan.

Menurut Netanyahu, operasi tersebut berlangsung di dekat wilayah Nabatieh dan menjadi bagian dari aktivitas militer yang masih berlangsung di kawasan itu.

Diplomasi Masih Berjalan

Al Jazeera melaporkan hingga Jumat (30/5/2026), belum ada kejelasan apakah pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih berhasil menghasilkan kesepakatan akhir.

Koresponden Al Jazeera di Washington, Alan Fisher, mengatakan para pejabat masih menunggu rincian lebih lanjut dari Gedung Putih.

Sementara itu, Iran tetap menegaskan bahwa negosiasi dengan Amerika Serikat masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan damai yang final.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved