Iran Vs Amerika Memanas
Menlu Iran Jelaskan Garis Besar MoU Perdamaian dengan AS: Belum Pernah Sedekat Ini
Menlu Iran Abbas Araghchi mengungkapkan bahwa nota kesepahaman perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat berada pada tahap paling dekat
Araghchi mengatakan fase kedua negosiasi diperkirakan berlangsung selama 60 hari, tetapi dapat diperpanjang jika kedua belah pihak puas dengan kemajuan yang dicapai.
Namun, jika kemajuan yang memadai tidak tercapai, proses tersebut tidak akan menghasilkan kesepakatan akhir.
Dalam kondisi tersebut, situasi akan kembali ke keadaan sebelum memorandum tersebut diberlakukan.
Iran Waspada terhadap Ketidakpatuhan Pihak Lawan
Araghchi mengingatkan kembali berbagai contoh ketidakpatuhan pihak lawan terhadap kesepakatan-kesepakatan sebelumnya.
"Kita tidak berurusan dengan pihak-pihak yang tidak berkomitmen pada kewajiban mereka. Mereka memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengingkari janji mereka," katanya.
"Kitalah yang harus menutup jalan bagi pengingkaran komitmen, dan kita harus memiliki kemampuan, dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri, untuk tidak membiarkan pelanggaran komitmen tersebut terjadi."
Araghchi juga menyebut ada pihak-pihak yang menentang terwujudnya kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat, dengan mengidentifikasi Israel sebagai pihak yang paling menentangnya.
Baca juga: Jet Tempur Siluman F-35A AS Kirim Kode Darurat 7700 di Dekat Selat Hormuz, Kena Tembak Iran?
Kerangka Kerja Manajemen Bersama Baru untuk Selat Hormuz Akan Segera Hadir
Araghchi mengatakan Iran dan Oman sedang menyelesaikan kerangka kerja hukum dan operasional bersama untuk mengelola lalu lintas transit melalui Selat Hormuz yang strategis.
Mekanisme tersebut diharapkan diumumkan dalam waktu 60 hari.
Ia menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan terus menjamin keamanan jalur pelayaran tersebut.
Araghchi juga menyinggung serangan Amerika Serikat yang menargetkan titik strategis tersebut.
Menurutnya, ancaman hanya akan menghambat negosiasi dan harus dihentikan.
Ia menegaskan Iran tidak pernah menyerah di bawah tekanan dan tetap siap merespons segala bentuk agresi.
Korelasi Diplomasi dan Medan Perang
Menteri luar negeri itu mengingatkan bahwa aparat diplomatik dan angkatan bersenjata Iran bekerja bersama untuk mengamankan kepentingan negara.
"Tidak ada dualitas di antara keduanya. Keduanya harus satu dan sama. Keduanya bergerak ke arah yang sama, menuju tujuan yang sama."