Iran Vs Amerika Memanas
Menlu Iran Jelaskan Garis Besar MoU Perdamaian dengan AS: Belum Pernah Sedekat Ini
Menlu Iran Abbas Araghchi mengungkapkan bahwa nota kesepahaman perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat berada pada tahap paling dekat
Ia juga menyoroti demonstrasi publik yang berlangsung di seluruh negeri selama operasi pembalasan Iran terhadap agresi yang disebutnya tanpa provokasi, serta kampanye informasi media nasional dalam menghadapi para agresor, sebagai dua dimensi lain dari strategi pertahanan negara.
Kata Pejabat AS
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kesepakatan AS-Iran dapat tercapai dalam beberapa hari ke depan.
Menggaungkan optimisme yang sama, Bessent mengatakan pada Jumat (12/6/2026) waktu setempat bahwa kesepakatan AS-Iran bisa tercapai dalam beberapa hari mendatang.
Ia menambahkan bahwa kesepakatan itu dapat terwujud paling cepat pada akhir pekan ini atau Senin.
Berbicara kepada Fox News, Bessent mengatakan kesepakatan tersebut akan memberikan manfaat ekonomi dan membantu menurunkan harga energi di Amerika Serikat.
Baca juga: Isi Kesepakatan Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Sanksi Minyak Teheran Dicabut?
Baku Tembak di Lapangan Terus Terjadi
Meski para pejabat dari kedua belah pihak menyuarakan optimisme bahwa perang akan segera berakhir, pertempuran di lapangan masih terus berlangsung.
Dalam unggahan di media sosial pada Sabtu (13/6/2026) pukul 08.13 WIB, Pusat Komando AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa mereka baru saja menembak jatuh drone Iran di Selat Hormuz.
"Iran meluncurkan sejumlah drone serang satu arah dalam upaya menyerang kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz," tulis CENTCOM.
"Pasukan AS telah menembak jatuh semua drone tersebut dalam beberapa jam terakhir, sementara arus lalu lintas melalui selat tetap berjalan tanpa hambatan."
"Koridor perdagangan internasional tetap terbuka untuk lalu lintas."
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)