Kamis, 18 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Kesepakatan Damai AS-Iran Diuji, Perang di Lapangan Berlanjut, Lebanon Diguncang Serangan Israel

Kesepakatan AS–Iran diuji di lapangan saat serangan Israel di Lebanon terus berlanjut dan memicu ketegangan regional baru.

Tayang:
Editor: Nuryanti
Tribunnews.com/Anadolu
ISRAEL GEMPUR LEBANON - Setelah upaya gencatan senjata yang dimediasi AS gagal, Israel mengancam akan menyerang beberapa kota di Lebanon dan memerintahkan penduduk untuk meninggalkan rumah mereka. Gelombang serangan terbaru kembali menghantam beberapa wilayah sipil di Lebanon, termasuk Nabatieh dan Tyre, pada Rabu (17/6/2026) waktu setempat. 

Ringkasan Berita:
  • Kesepakatan damai AS-Iran kini menghadapi tantangan serius di Lebanon.
  • Serangan Israel di Lebanon selatan dilaporkan masih terjadi.
  • Situasi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa diplomasi tidak sejalan dengan kondisi di lapangan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Serangan udara Israel ke Lebanon selatan terus berlangsung meskipun terdapat kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Dilansir Al Jazeera, gelombang serangan terbaru kembali menghantam beberapa wilayah sipil di Lebanon, termasuk Nabatieh dan Tyre, pada Rabu (17/6/2026) waktu setempat.

Situasi ini menunjukkan bahwa kesepakatan diplomatik di tingkat tinggi belum mampu menahan eskalasi di lapangan.

Drone dan Serangan Udara Hantam Nabatieh dan Tyre

Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), yang dikutip dari Anadolu Agency, drone Israel melancarkan sedikitnya tiga serangan di wilayah Tyre yang menyebabkan sejumlah orang terluka.

Baca juga: Israel Sendiri, Negara G7 Mulai Desak Gencatan Senjata di Lebanon, Trump Kritik Netanyahu

Serangan juga terjadi di distrik Bint Jbeil di wilayah Nabatieh, memperluas area terdampak.

Sehari sebelumnya, serangan udara di wilayah yang sama dilaporkan menewaskan sedikitnya empat orang, termasuk akibat serangan drone terhadap kendaraan sipil.

Al Jazeera juga melaporkan adanya serangan udara tambahan di pinggiran Kfar Tebnit, Nabatieh al-Fawqa, serta penembakan artileri di beberapa titik strategis di Lebanon selatan.

Hizbullah Balas Serangan, Konflik Semakin Meluas

Ketegangan meningkat setelah kelompok Hizbullah meluncurkan sedikitnya 10 roket ke arah posisi militer Israel di dekat Kfar Tebnit.

Sebagai balasan, militer Israel menyebut drone bermuatan bahan peledak menghantam posisi mereka di Lebanon selatan dan melukai beberapa tentara.

Insiden beruntun ini menunjukkan bahwa pertempuran di perbatasan masih aktif meski ada upaya diplomasi di tingkat internasional.

Kekerasan Menurun, Tapi Belum Berhenti

Baca juga: Para Pemimpin G7 Sambut Kesepakatan AS-Iran, Serukan Perdamaian di Lebanon

Koresponden Al Jazeera Zeina Khodr melaporkan dari Beirut bahwa intensitas kekerasan memang sedikit menurun sejak pengumuman kesepakatan AS–Iran, namun serangan tetap terjadi.

Ia mengatakan situasi di lapangan masih sangat rapuh karena kedua pihak belum benar-benar menghentikan operasi militer.

“Serangan belum berhenti,” demikian laporan tersebut, yang juga menyebut adanya kekhawatiran warga sipil terhadap kembalinya konflik skala penuh.

Iran: Pelanggaran Israel Bisa Picu Respons Keras

Di sisi lain, pejabat Iran memperingatkan bahwa serangan Israel di Lebanon selatan berulang kali dianggap sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan kerangka damai.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved