Tips Mudah Mendeteksi Diabetes Sebelum Terlambat

Penyakit diabetes yang disebabkan oleh ketidakmampuan ubuh memproduksi hormon insulin bisa dicegah dan dikontrol dengan cara-cara mudah.

Tips Mudah Mendeteksi Diabetes Sebelum Terlambat
DPCED Center
Tidak boleh sembarang pilih makanan untuk diabetes. Perhatikan 5 asupan gizi di bawah ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi diabetesi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Penyakit diabetes yang disebabkan oleh ketidakmampuan ubuh memproduksi hormon insulin bisa dicegah dan dikontrol dengan cara-cara mudah.

Seperti kata Konsultan Metabolik Endorkin, Dr. dr. Fatimah Eliana SpPD, penyakit ini ditandai dengan kadar gula dalam darah yang tinggi maka tips yang pertama adalah cek darah.

Terutama bagi yang berusia diatas 40 tahun, minimal melakukan pengecekan tekanan darah minimal satu kali dalam setahun.

“Minimal satu tahun sekali lah kalau diatas 40 tahun kalau di bawah 40 tahun gak perlu kalau gak ada gejala,” kata dr. Eliana, beberapa waktu lalu.

Baca: Nasi Dingin Dianggap Rendah Gula, Ternyata Mitos

Baca: Anak Lahap Makan Tapi Berat Badan Malah Turun, Bisa Jadi Diabetes

Baca: Diabetes Akibatkan Komplikasi, Kenali Yuk Gejalanya!

Tekanan gula darah ini juga sangat dipengaruhi oleh gaya hidup khususnya makanan yang dikonsumsi, maka penting untuk memberikan batasan asupan yang dikonsumsi agar tidak berlebihan.

Kemudian penting juga untuk mengenali tanda-tanda diabetes agar tidak terlambat dalam menangani diabetes.

Ciri-ciri diabetes diantaranya sering muncul rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil terutama saat malam hari yang wajarnya hanya satu sampai dua kali penderita akan lebih dari batas wajar tersebut.

Lalu ciri lainnya adalah sering merasa mengantuk, sering merasa lapar tapi berat badan menurun, dan lemas.

“Kalau udah sering buang air kecil, tubuh gemuk, pola makannya jelek ada keluhan ta segera langsung berobat,” ungkap dr, Eliana.

Dr. Fatimah Elina juga menekankan potensi diabetes ini sama tingginya pada perempuan atau laki-laki maupun ibu hamil.

“Laki-laki dan perempuan sama saja. Ibu hamil juga berpotensi, tapi bukan artinya karena hamil tapi karena ada resiko kejadian diabetes misalnya ibu hamilnya gak pernah olahraga gula darah jelek makanya harus cepat dideteksi,” pungkas dr. Eliana.

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved