Breaking News:

Virus Corona

Rawat Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona, RSPI Sulianto Saroso Pekerjakan Pokja Infeksi Khusus

Satu pasien diduga terkena virus new corona R (35) masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso Jakarta Utara

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Petugas mengoperasikan alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (22/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satu pasien diduga terkena virus new corona R (35) masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso Jakarta Utara.

Saat ini kondisi pasien tengah dirawat di ruang khusus infeksi RSPI Sulianto Saroso.

Direktur Medik dan Perawatan RSPI Sulianto Saroso, dr Diany Kusumawardhani mengatakan hasil tes laboratorium masih dibutuhkan untuk memastikan kondisi pasien yang diduga terkena virus new corona.

"Ada satu orang pasien dengan suspect tetapi kondisi saat ini masih stabil dan tidak ada perburukan. Sampai saat ini belum dinyatakan sebagai new corona," kata Diany dalam konferensi persnya di Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Jumat (24/1/2020).

Diany mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari Litbangkes untuk memastikan pasien terinfeksi atau tidaknya.

Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan mencapai 2 sampai 3 hari kedepan.

Saat ini pihak RSPI Sulianto Saroso juga sudah siap untuk menangani pasien yang diduga terkena virus new corona.

Petugas mengoperasikan alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (22/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Petugas mengoperasikan alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (22/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Baca: Wabah Virus Corona, Kemenlu Koordinasi dengan KBRI Beijing: 90% Mahasiswa di China Sudah Dipulangkan

Baca: Penyebab Virus Corona Diduga dari Kelelawar di Pasar Wuhan, Kenapa Orang China Suka Makanan Ekstrem?

Beberapa dokter spesialis infeksi dan ruang isolasi khusus juga sudah disediakan di rumah sakit tersebut.

"Kami juga punya fasilitas laboratorium, radiologi dan lainnya untuk menunjang diagnostig pasien-pasien yang terinfeksi," kata Diany.

Diany mengatakan saat ini pihak RSPI Sulianto Saroso memiliki Pokja untuk infeksi khusus.

Direktur Medik dan Perawatan RSPI Sulianto Saroso, dr Diany Kusumawardhani
Direktur Medik dan Perawatan RSPI Sulianto Saroso, dr Diany Kusumawardhani (Istimewa)
Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved