Breaking News:

Tiga Hal yang Membuat Kadar Asam Urat Tinggi

Nyeri sendi identik dengan penyakit asam urat. Itu disebabkan oleh tusukan kristal-kristal tajam yang terbentuk akibat penumpukan zat asam urat.

Shutterstock
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Nyeri sendi identik dengan penyakit asam urat. Nyeri sendi tersebut disebabkan oleh tusukan kristal-kristal tajam yang terbentuk akibat penumpukan zat asam urat.

Jika kadar asam urat dalam darah melebihi ambang normal, maka asam urat ini akan masuk ke organ-organ tubuh khususnya ke dalam sendi.

Selain jempol kaki, nyeri sendi akibat asam urat juga biasa timbul di pangkal jari-jari kaki, pergelangan kaki, dan kadang-kadang juga menyerang sendi lutut, tangan, siku, atau bahu.

Melansir Buku Resep Mudah Tetap Sehat (2009) oleh Dr. Handrawan Nadesul, kadar asam urat tinggi dalam darah (hiperurisemia) secara garis besar bisa terjadi karena tiga hal, yakni:

  • Metabolisme protein dalam tubuh terganggu
  • Kemampuan ginjal membuang asam urat yang berlebih dalam darah sudah menurun
  • Kelewat banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi

Gangguan dalam metabolisme protein terletak pada unsur purin. Ada faktor genetik yang menjadikan metabolisme purin pada seseorang bisa terganggung.

Maka dari itu, setiap sumber makanan yang mengandung purin tinggi perlu dipantang oleh penderita asam urat.

Namun, tidak semua orang dengan asam urat tinggi dalam darah pasti terkena penyakit asam urat atau juga bisa disebut pirai.

Meski demikian, lebih dari 95 persen kasus gout memang dilaporkan memiliki kadar asam urat di atas normal.

Terkait hal ini, Anda kiranya perlu memahami soal tahapan gejala penyakit asam urat yang perlu diwaspadai.

Tahapan gejala penyakit asam urat

Melansir Buku Asam Urat (2009) oleh dr. Nyoman Kertia, Sp.PD-KR, penyakit sendi akibat asam urat bisa termasuk penyakit akut dan bisa juga digolongkan sebagai penyakit kronis.

Baca: Efek Samping Hobi Makan Jeroan, Asam Urat Hingga Membebani Kerja Ginjal

Halaman
123
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved