Breaking News:

Penanganan Covid

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 Bagi Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Jalani Proses Dialisis

Pasien dengan komorbid tentunya bisa mengikuti program vaksinasi, namun ada catatan tertentu yang harus diperhatikan.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk melangsungkan program vaksinasi Covid-19 warga lanjut usia (lansia) dan perkerja publik DKI Jakarta di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/3/2021) Program itu dilakukan secara cuma-cuma alias gratis dengan periode pelaksanaan pada 8 Maret-31 Juni 2021. Selama 7 hari pelaksanaan vaksin sudah 40.000 orang yang menerima vaksin Covid 19. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus fokus melaksanakan program vaksinasi Covid-19 terhadap seluruh warga yang memenuhi persyaratan.

Saat ini program vaksinasi ini sedang dilakukan pada kelompok petugas pelayanan publik dan lanjut usia (lansia).

Namun bagaimana dengan para penderita penyakit penyerta (komorbid) ?

Pasien dengan komorbid tentunya bisa mengikuti program vaksinasi, namun ada catatan tertentu yang harus diperhatikan.

Terkait pentingnya vaksinasi pada pasien komorbid sebagai kelompok yang rentan terinfeksi Covid-19, tiga organisasi ginjal global mendesak pemerintah di seluruh dunia untuk memprioritaskan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani proses dialisis untuk memperoleh vaksinasi.

Baca juga: Terkait Pelaksanaan Vaksinasi Covid hingga Nilai Impor Indonesia, Ini Respon Ketua MPR RI

Hal itu karena program vaksinasi diyakini bisa menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal terhadap virus tersebut.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Presiden American Society of Nephrology (ASN) Susan E Quaggin, Presiden The European Renal Association-European Dialysis and Transplant Association (ERA-EDTA) Christoph Wanner, serta Presiden International Society of Nephrology (ISN) Vivekanand Jha.

Dalam keterangan resminya, mereka menjelaskan orang yang mengalami gagal ginjal tidak dapat hidup tanpa perawatan dialisis.

Selain itu, pasien gagal ginjal juga masuk dalam kelompok berisiko tinggi terinfeksi Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved