Ibu Hamil Berpuasa, Apakah Boleh ?
Menjalani ibadah puasa bagi perempuan hamil juga harus didiskusikan dengan bidan atau dokter
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jika anda merupakan seorang perempuan muslim yang sedang hamil, anda mungkin penasaran apakah diizinkan untuk berpuasa selama bulan ramadan.
Hukum Islam memberikan izin bagi perempuan hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa, jika khawatir hal tersebut akan membahayakan kesehatannya maupun janin yang dikandungnya.
Puasa yang terlewat pun bisa diganti pada hari selanjutnya setelah bulan ramadan.
Namun jika tidak memungkinkan, ibu hamil bisa menggantinya dengan 'fidyah' yang dibayar dengan menyediakan makanan bagi seseorang yang tidak mampu untuk setiap puasa yang terlewat.
Kendati demikian, ada beberapa perempuan muslim hamil yang memutuskan untuk tetap berpuasa selama bulan ramadan.
Ini tentunya merupakan keputusan yang sangat pribadi dan akan tergantung pada kondisi kesehatan kehamilan anda sendiri.
Baca juga: Manjakan Ibu Hamil dan Menyusui di Mooimom Online Fair 2021
Perlu diketahui, tidak hanya tahapan kehamilan saja yang dapat menjadi pertimbangan boleh atau tidaknya anda berpuasa, namun juga bagaimana mood dan apakah anda sedang mengalami masalah selama masa kehamilan.
Menjalani ibadah puasa bagi perempuan hamil juga harus didiskusikan dengan bidan atau dokter.
Oleh karena itu, anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengidentifikasi potensi komplikasi yang mungkin dihadapi saat berpuasa.
Selain itu, anda juga bisa meminta saran dari ahli kesehatan ini terkait apakah puasa dapat membahayakan kesehatan anda atau bayi anda.
Apakah aman berpuasa saat menjalani masa kehamilan?
Dikutip dari laman Nutrition.or.uk, Senin (29/3/2021), penelitian terkait aman atau tidaknya berpuasa selama masa kehamilan, saat ini masih dilakukan.
Baca juga: Ramadan Masih di Tengah Pandemi, Pemerintah Akan Susun Skema Kebijakan dari Ibadah hingga Mudik
Kendati belum jelas, banyak ahli percaya bahwa menjalani puasa saat hamil, bukan merupakan ide yang baik.
Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa perempuan hamil yang berpuasa selama ramadan kemungkinan akan memiliki plasenta yang lebih kecil atau bayi dengan berat badan lahir yang sedikit lebih rendah, dibandingkan dengan perempuan hamil yang tidak berpuasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/berat-badan-ibu-hamil-ibu-hami-20210227083246.jpg)