Breaking News:

Potensi Gangguan Mata Pada Penderita Diabetes

Puasa selama Ramadan telah teruji memberikan efek positif pada kesehatan. Namun, untuk penderita diabetes perlu berhati-hati.

Shutterstock
Dari tahun ke tahun, jumlah diabetesi di Indonesia semakin meningkat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puasa selama Ramadan telah teruji memberikan efek positif pada kesehatan.

Meski demikian, penderita diabetes perlu lebih berhati-hati ketika menjalankan ibadah puasa agar kondisi penyakitnya tidak memburuk.

Jika tidak, retinopati diabetik menjadi satu diantara komplikasi yang berpotensi menyebabkan kebutaan.

WHO menyebut retinopati diabetik sebagai lima besar penyebab gangguan penglihatan dan kebutaan yang dapat dicegah/diobati (menyerang 3,9 juta orang di seluruh dunia).

Terkait kondisi tersebut, eye care leader, JEC Eye Hospitals and Clinics kembali menggelar JEC Eye Talks, sesi diskusi yang melibatkan dokter ahli JEC dan para media di Indonesia, membahas “Pengaruh Puasa Ramadan pada Kesehatan Mata dan Pengidap Diabetes”.  

Baca juga: 9 Buah yang Baik Dikonsumsi Bagi Penderita Diabetes, Mulai Jeruk hinggga Alpukat

“Secara umum, puasa tidak memberikan pengaruh signifikan pada organ mata manusia. Namun, penderita diabetes perlu tetap waspada terhadap potensi gangguan mata akibat komplikasinya."

Apabila tidak terdeteksi sejak dini, retinopati diabetik bisa menyebabkan pendarahan dan robekan pada retina sehingga menimbulkan gangguan pandangan, seperti berbayang atau munculnya bercak hitam, bahkan sampai kebutaan.

"Karenanya, sangat penting bagi pengidap diabetes untuk tetap mampu menjaga kadar gulanya selama berpuasa, dan melakukan pemeriksaan retina secara berkala. Minimal setahun sekali,tergantung derajat keparahan penyakit,” papar Dr. Martin Hertanto, SpM, Medical Retina, Vitreo-Retina, and Cataract Specialist, JEC Eye Hospitals and Clinics, saat webminar, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Perempuan Penderita Diabetes Boleh Hamil, Tapi Ada Syaratnya, Simak Penjelasan Dokter

Retinopati diabetik adalah satu di antara penyebab kebutaan terbanyak di kalangan usia produktif.

Halaman
123
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved