Sate Beracun
Sate Beracun Berujung Maut, Berapa Batas Kalium Sianida hingga Picu Kematian? Ini Penjelasan Ahli
Jika sianida masuk ke dalam tubuh dengan jumlah besar, maka akan menyebabkan denyut nadi lambat dan hilang kesadaran.
TRIBUNNEWS.COM - Kalium sianida, zat yang ada dalam kasus sate beracun menewaskan bocah berusia 10 tahun, NFP asal Bantul, Yogyakarta. Sang ibu selamat, meski sama-sama mengonsumsi sate yang sama.
Seberapa bahayanya kalium sianida ini? Adakah ambang batasnya dalam tubuh hingga nyawa si ibu masih tertolong?
Inilah penjelasan mengenai zat kimia ini.
Baca juga: Berkaca Pengalaman Sate Sianida, Pimpinan Komisi VIII Imbau Masyarakat Tak Sembarang Terima Takjil
Baca juga: Driver Online Beri Dukungan Moral untuk Keluarga Korban Salah Sasaran Sate Maut di Bantul
Tentang kandungan kalium sianida pada sate bercaun ini diungkap Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkhan Rudy Satria saat melakukan jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).
Dalam jumpa pers itu, polisi juga mengungkapkan identitas wanita yang mengirimkan sate beracun tersebut.
Ternyata, racun kalium sianida itu dibeli secara daring dan sengaja ditaburkan di bumbu sate oleh tersangka yang berinisial NA.
NFP (8) anak Bandiman meninggal dunia setelah menyantap sate yang dibawa oleh Bandiman, ayahnya driver ojek online Minggu (25/4/2021).
Sate yang dibawa Bandiman tersebut pemberian sosok perempuan misterius yang memesan jasa pengiriman secara offline.
Baca juga: Membandingkan Kasus Kopi Mirna dan Sate Beracun Bantul, Sama-sama Gunakan Racun Sianida
Baca juga: FAKTA Pengirim Paket Sate Beracun: Beli Sianida secara Online, Motif hingga Berujung Salah Sasaran
NA Bandiman mengirimkan makanan ke Bangunjiwo, Kasihan, Bantul kepada seseorang berinisial T.
Namun saat sampai di lokasi, T sedang berada di luar kota.
T juga tidak mengenal pengirim dan merasa tidak memesan makanan.
Kemudian makanan tersebut diberikan kepada Bandiman.
Sesampainya di rumah, istrinya bernama Titik Rini dan NFP kemudian membuka paket sate bakar yang dibawa oleh Bandiman.
Bandiman, beserta istri dan NFP kemudian memakan sate tersebut.
Tak berselang lama, NFP yang memakan begitu lahap mengeluhkan rasa sate yang pahit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kasus-sate-beracun.jpg)