Breaking News:

Virus Corona

Ekstrak Ikan Gabus, Temulawak dan Kelor Jadi Obat Alami untuk Vaporista yang Jalani Isolasi Mandiri

Onoiwa MX dibuat dari ekstrak ikan gabus (Channa striata), ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrizha), dan ekstrak daun kelor

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Relawan memeriksa tabung oksigen beserta regulator dan nasal canul sebelum dipinjamkan kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19, di Jakarta, Senin (5/7/2021). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews, Hasiolan Eko Purwanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah vaporista Tanah Air saat ini menjalani isolasi mandiri karena terpapar virus Covid-19. Untuk menjaga stamina dan imunitas badan tidak drop selama menjalani isolasi mandiri, mereka mendapat pasokan suplemen herbal alami.

Suplemen herbal tersebut adalah ekstrak ikan gabung, ekstrak temulawak dan ekstrak daun kelor yang sudah difabrikasi menjadi obat herbal Onoiwa Mx dan Rafa Khomsah.

Obat herbal ini didistribusikan oleh MOVI (Ministry of Vape Indonesia), produsen electronic nicotin delivery system (ENDS) kepada para vaporista.

“Kami sisihkan sebagian besar dari penghasilan kami untuk berbagi kepada semua vaporista yang merupakan garda terdepan industri ini. Banyak saudara-saudara kita, yang terkena dampak Covid19 di kalangan vaporista yang membutuhkan obat obatan yang bisa meningkatkan immunitas tubuh dalam menghadapi wabah Covid19," ujar Dimasz Jeremia, CEO MOVI dan Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Vaper Indonesia (AVI), dalam keterangan pers tertulis, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Pemerintah Diminta Bayar Tunggakan Biaya Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 dan Nakes

Dia mengatakan, dukungan suplemen herbal tersebut merupakan suplemen jenis Super Potent Antioxydant (SPA). Onoiwa MX dibuat dari ekstrak ikan gabus (Channa striata), ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrizha), dan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera).

Baca juga: Renovasi Asrama Haji Pondok Gede Dikebut untuk Lokasi Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Menurut riset, ketiga kandungan tersebut sudah biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional alami.

Onoiwa diklaim dapat membantu proses pembentukan albumin dalam tubuh dan meningkatan imunitas tubuh secara cepat, sehingga mempercepat recovery pasien Covid-19 serta sangat berguna menjaga daya tahan tubuh para vaporista yang tetap bekerja mencari nafkah di masa pandemi ini.

Produk Onoiwa telah dilakukan observasi uji klinis sebagai adjuvan standar pengobatan Covid-19 kepada pasien dengan derajat sedang.

Sementara Rafa Khomsah mengandung lima senyawa aktif atau dikenal dengan Super Potent Antioxydant yang dapat digunakan sebagai obat alternatif untuk pencegahan dan percepatan pemulihan Covid-19.

Rafa Khomsah diambil dari bahasa Arab yang berarti kesembuhan dari lima senyawa.

Kelima senyawa aktif tersebut yakni Jintan Hitam/Habbatussauda (Nigella sativa), daun Jambu Biji (Psidium guajava), Pegagan (Centella asiatica), Temulawak (Curcuma xanthorriza), dan Bekatul Beras Merah (Oryza sativa).

Baca juga: Satgas Covid-19 Minta Pemda Tambah Fasilitas Isolasi Terpusat

Kelima senyawa aktif tersebut sesuai mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh, seperti yang pernah di anjurkan oleh ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari PNF, Prof dr Chairul Anwar dari Universitas Airlangga.

Onoiwa MX dan Rafa Khomsah telah dipakai di Wisma Atlet, berbagai rumah sakit swasta dan pemerintah untuk proses penyembuhan pasien Covid-19.

“Di saat saat ini rumah sakit yang lagi penuh sesak, kami sering kali harus melakukan isoman karena ketidak tersediaan ruang di rumah sakit. Kami mengucapkan syukur Alhamdulillah, semoga Allah membalas kebaikan kepada MOVI yang mau berbagi kepada kami yang sedang isoman," ujar Rwanda, pemilik toko vape Sixth Sense, di Serang, Jawa Barat.

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved