Kesehatan

Penyebab Empty Sella Syndrome, Waspadai Gejala Sakit Kepala dan Tertekan di Dalam Tengkorak

Penyebab Empty Sella Syndrome primer dan sekunder, waspadai gejala sakit kepala dan tertekan di bagian dalam tengkorak.

freepik
Ilustrasi sakit kepala - Penyebab Empty Sella Syndrome primer dan sekunder, waspadai gejala sakit kepala dan tertekan di bagian dalam tengkorak. 

TRIBUNNEWS.COM - Empty Sella Syndrome dapat terjadi akibat sella kosong primer (PES) atau sella kosong sekunder (SES).

Penyebab pasti dari Empty Sella Syndrome primer tidak diketahui (idiopatik).

Sementara, Empty Sella Syndrome sekunder dapat terjadi karena trauma di kepala.

Pada Empty Sella Syndrome primer, para peneliti percaya adanya kecacatan lahir pada diafragma sellae yang berperan dalam pengembangan sindrom sella kosong primer.

Pada beberapa individu yang terkena Empty Sella Syndrome primer, robekan pada diafragma sellae memungkinkan membran di bawahnya mendorong melalui (herniate), sehingga cairan serebrospinal bocor keluar dan menumpuk di sella tursika.

Tekanan yang diberikan oleh cairan dapat meratakan atau memperbesar sella tursika, sehingga hipofisis menjadi ditekan dan diratakan, dikutip dari Rare Disease.

Baca juga: Gejala Empty Sella Syndrome, Penyakit yang Diidap Ruben Onsu

Penyebab sindrom sella kosong primer (PES)

Empty Sella Syndrome primer (PES) terjadi ketika salah satu lapisan (arachnoid) yang menutupi bagian luar otak menonjol ke dalam sella tursika dan menekan kelenjar pituitari, dikutip dari Healthline.

Penyebab pasti dari sindrom sella kosong primer belum diketahui.

Teori yang ada saat ini adalah adanya kecacatan lahir, seperti yang telah dijelaskan di atas.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved