Indonesia Negara Endemik Malaria di Asia Tenggara
Di Indonesia, kasus malaria masih menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemukan di daerah-daerah terpencil dan sulit terjangkau.
Pertama, membersihkan lingkungan agar tidak menjadi sarang nyamuk dengan cara menggerakkan masyarakat untuk membersihkan lingkungan.
Melancarkan saluran air agar tidak tergenang, mengeringkan air yang tergenang, serta membersihkan lumut pada mata air dan danau.
Baca juga: Kasus Malaria di Indonesia Tertinggi Kedua Setelah India, Terbanyak di Indonesia Timur
Kedua, mengurangi populasi nyamuk dengan menebarkan ikan pemakan jentik seperti ikan kepala timah, nila merah, gupi, mujair dan lainnya di lagun, kali, kolam dan air tergenang.
Bisa juga menebarkan larvasida atau racun jentik serta menanam tanaman pengusir nyamuk seperti kecombrang, sereh, zodia, lavender dan marigold.
Ketiga, menghindari gigitan nyamuk malaria dengan tidur menggunakan kelambu anti nyamuk. Bisa juga dengan memakai obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada lobang angin atau ventilasi rumah.
Menjauhkan kandang ternak dari rumah, memakai obat anti nyamuk oles (repelen).
Terakhir, saat keluar rumah pada malam hari, dianjurkan memakai pakaian yang dapat menutup badan seperti celana panjang, baju tangan panjang, sarung dan lain-lain.