Jumat, 24 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Kapal Pertamina Diisi Pelaut India, Pakar Bicara soal Etos Kerja dan Kangen Rumah

Selama kualitas SDM pelaut Indonesia tidak ditingkatkan secara masif, armada kapal besar milik Indonesia akan terus didominasi oleh pekerja asing

|
Tribunnews.com/Capture Video
KAPAL PERTAMINA - Pakar Kemaritiman Siswanto Rusdi dalam wawancara khusus dalam program On Focus Tribunnews, yang dikutip dari kanal YouTube Tribunnews, Jumat (24/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Viral di media sosial mengenai kapal Gamsunoro milik Pertamina yang banyak diisi oleh kru berkebangsaan India.
  • Bahkan, disebut-sebut tidak ada warga negara Indonesia yang bekerja sebagai kru di kapal tersebut.
  • Selama kualitas SDM pelaut Indonesia tidak ditingkatkan secara masif, maka armada kapal besar milik Indonesia akan terus didominasi oleh pekerja asing.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Viral di media sosial mengenai kapal Gamsunoro milik Pertamina yang banyak diisi oleh kru berkebangsaan India.

Bahkan, disebut-sebut tidak ada warga negara Indonesia yang bekerja sebagai kru di kapal tersebut.

Baca juga: Cegah Kecelakaan Laut, Kapal Berbendera Indonesia Wajib Sertifikasi Garis Muat

Menanggapi hal itu, Pakar Kemaritiman Siswanto Rusdi membeberkan analisis soal fenomena tersebut.

Siswanto menyebut dalam level operasional manajemen kapal internasional, pengelola bebas memilih kru dari negara mana pun yang dianggap paling kompeten dan efisien.

Hal itu disampaikannya dalam wawancara khusus dalam program On Focus Tribunnews, yang dikutip dari kanal YouTube Tribunnews, Jumat (24/4/2026).

"Kalau pakai orang Indonesia, dengan segala hormat, bahasa Inggrisnya kurang. Etosnya rendah dan cepat homesickness (rindu rumah)," ujar Siswanto.

Baca juga: Pakar Ungkap Alasan Kapal Gamsunoro Milik Pertamina Berbendera Panama saat Tertahan di Selat Hormuz

Kondisi ini, menurutnya, berbanding terbalik dengan pelaut asal India atau Rusia yang memiliki kemampuan bahasa Inggris lebih baik dan ketahanan kerja di laut yang lebih lama.

Ia menekankan bahwa selama kualitas SDM pelaut Indonesia tidak ditingkatkan secara masif, maka armada kapal besar milik Indonesia akan terus didominasi oleh pekerja asing.

"Menterinya ngerti nggak yang begini? Perbaikan itu harus dari atas, dari kebijakan SDM pelayaran kita," tegasnya.

 

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved