Sabtu, 9 Mei 2026

Varises Bukan Sekadar Gangguan Estetika, Ini Risiko Serius Jika Diabaikan

Varises merupakan pembengkakan pembuluh darah vena yang biasanya tampak menonjol di bawah kulit, terutama pada kaki. 

Tayang:
Vasara/ Kompas.com
Ilustrasi varises. 

6. Pekerjaan yang mengharuskan berdiri atau duduk lama

Selain itu, penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang juga dapat memicu pelebaran pembuluh darah vena.


Menurut dr Charley, ada beberapa gejala awal dan lanjut dari varises ini. Varises umumnya disertai keluhan seperti:

1. Sensasi berat dan nyeri pada tungkai

2. Kram otot

3. Pembengkakan kaki

4. Gatal di sekitar area vena


Pada kondisi yang lebih berat, varises dapat menimbulkan perubahan warna kulit, eksim varikosum, hingga rasa terbakar di tungkai.

Selain itu, jika diabaikan, varises dapat menimbulkan komplikasi seperti: 

1. Selulitis (infeksi kulit)

2. Perubahan kulit permanen

3. Luka kronis yang sulit sembuh

4. Perdarahan mendadak


"Penanganan sejak dini akan mencegah pemburukan kondisi dan mengurangi risiko operasi," tambahnya. 

Terakhir, ia menjelaskan jika pencegahan dapat dilakukan dengan olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, dan menghindari berdiri atau duduk statis terlalu lama. 

Pemakaian stoking kompresi juga efektif menekan risiko.

Pilihan penanganan varises juga bervariasi. Mulai dari terapi konservatif hingga prosedur medis seperti skleroterapi, ablasi endovenous, atau operasi pengangkatan vena.

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved