Pakar Bagikan Rahasia Awet Kenyang dan Tubuh Lebih Fokus Sepanjang Hari
Protein memiliki banyak peran penting bagi tubuh, mulai dari memperbaiki jaringan hingga memproduksi enzim
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang terburu-buru di pagi hari hingga sering melewatkan sarapan.
Padahal, mengonsumsi makanan tinggi protein di pagi hari bisa menjadi cara paling efektif untuk memulai hari dengan energi dan konsentrasi optimal.
Dilansir dari Health, ahli gizi Lauren O’Connor, MS, RDN, menjelaskan bahwa sarapan berprotein tinggi dapat membantu menjaga keseimbangan gula darah, membuat tubuh kenyang lebih lama, dan mendukung pembentukan otot.
“Sarapan tinggi protein umumnya optimal untuk menopang Anda sepanjang pagi, menstabilkan gula darah, dan memaksimalkan kekuatan otot,” ujar O’Connor dikutip Tribunnews, Minggu (19/10/2025).
Protein memiliki banyak peran penting bagi tubuh, mulai dari memperbaiki jaringan hingga memproduksi enzim.
Baca juga: Risiko Tersembunyi di Balik Lezatnya Sarapan Gorengan dan Nasi Uduk Pada Jantung, Telur Lebih Sehat
Namun, untuk hasil terbaik, sebaiknya dikombinasikan dengan karbohidrat kompleks.
“Mengonsumsi protein bersama karbohidrat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil setelah makan,” kata O’Connor.
Karbohidrat kompleks seperti roti gandum, oatmeal, dan buah beri memberikan energi berkelanjutan bagi otak dan tubuh.
Sementara itu, protein membantu memperlambat pencernaan, menjaga kenyang lebih lama, dan menghindari lonjakan gula darah.
Waktu Terbaik untuk Sarapan
Penelitian menunjukkan bahwa sensitivitas insulin tubuh lebih tinggi di pagi hari.
Artinya, tubuh lebih efisien memproses karbohidrat dan protein saat sarapan dibandingkan malam hari.
Sarapan yang seimbang tidak hanya mencegah rasa lapar berlebihan, tetapi juga membantu menjaga berat badan ideal dan meningkatkan suasana hati.
Beberapa contoh menu sarapan berprotein tinggi yang bisa dicoba: Keju cottage dengan potongan kiwi segar dan taburan kacang mete, smoothie protein dari susu, bubuk whey, selai kacang, dan stroberi serta orak-arik tahu dengan bayam dan roti gandum utuh
O’Connor menyarankan konsumsi 20–30 gram protein saat sarapan.
Pilih sumber protein berkualitas seperti telur, yogurt Yunani, tahu, ikan bakar, atau susu kedelai.
Dengan sarapan tinggi protein, tubuh mendapatkan energi stabil dan otak lebih fokus.
Jadi, jangan lewatkan sarapan, mulailah pagi dengan menu bergizi agar produktivitas dan suasana hati tetap terjaga sepanjang hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-sarapanafhckizar.jpg)