Wortel vs Ubi Jalar, Mana Lebih Baik untuk Mata dan Jantung? Ini Penjelasannya
Warna oranye pada wortel dan ubi jalar berasal dari beta-karoten. Nutrisi ini berperan penting dalam menjaga penglihatan.
Bahkan, beberapa studi menunjukkan konsumsi jus wortel dapat membantu mengelola kolesterol pada penderita hipertensi.
Sementara itu, penelitian pada ubi jalar masih terbatas pada studi hewan.
Meski demikian, ubi jalar diketahui mengandung nutrisi penting yang mendukung kesehatan jantung, seperti serat, kalium, beta-karoten, dan vitamin C.
Dalam bahan disebutkan bahwa senyawa-senyawa tersebut berperan dalam menjaga tekanan darah, mengontrol gula darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Perbedaan Gizi yang Perlu Diperhatikan
Secara nutrisi, wortel dan ubi jalar memiliki karakteristik yang berbeda.
Wortel lebih rendah kalori dan karbohidrat, sedangkan ubi jalar lebih tinggi protein, vitamin C, kalium, dan magnesium.
Perbedaan ini membuat pilihan keduanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan masing-masing individu.
“Ubi jalar memiliki konsentrasi protein dan vitamin C yang lebih tinggi, sehingga mungkin lebih mengenyangkan dan lebih baik untuk kesehatan kekebalan tubuh,"imbuhnya.
Sebaliknya, wortel mengandung vitamin K lebih tinggi dan indeks glikemik yang lebih rendah, sehingga lebih ramah bagi pengelolaan gula darah.
Pilih Sesuai Tujuan Kesehatan
Jika tujuan utamanya adalah menjaga berat badan atau mengelola diabetes, wortel bisa menjadi pilihan yang lebih tepat karena kandungan kalori dan karbohidratnya lebih rendah.
Namun, bagi mereka yang membutuhkan energi lebih tahan lama, rasa kenyang lebih lama, serta dukungan daya tahan tubuh, ubi jalar dapat menjadi opsi yang menguntungkan.
Namun, wortel mungkin merupakan pilihan yang lebih baik jika ingin membatasi karbohidrat atau meningkatkan asupan vitamin K.
Cara Sehat Menyajikan Wortel dan Ubi Jalar
Agar manfaat gizinya tetap optimal, cara pengolahan juga perlu diperhatikan. Wortel dapat dikonsumsi mentah sebagai camilan, ditambahkan ke sup, salad, atau ditumis ringan.
Sementara ubi jalar cocok dipanggang, direbus, atau dihaluskan tanpa tambahan gula berlebih.
Mengombinasikan keduanya dalam menu harian juga menjadi pilihan bijak, karena tubuh mendapatkan variasi nutrisi yang saling melengkapi.
Pada akhirnya, tidak ada yang benar-benar “lebih sehat” secara mutlak.
Wortel dan ubi jalar sama-sama berkontribusi pada kesehatan mata dan jantung, asalkan dikonsumsi secara seimbang dan sesuai kebutuhan tubuh.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampanye-permadani-untuk-kesehatan-mata-anak_20240613_170752.jpg)