Senin, 8 Juni 2026

Anak Flu Tak Selalu Butuh Obat, Ini Panduan Aman Kapan Cukup Dirawat di Rumah

Anak flu tak selalu perlu obat. Cukup cairan, makan, dan istirahat. Tapi waspadai demam tinggi, sesak, dan saturasi oksigen rendah.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
istimewa
ANAK FLU - Saat anak mengalami flu, banyak orang tua langsung panik dan buru-buru memberi obat.  Padahal, tidak semua flu pada anak membutuhkan pengobatan medis yang kompleks. Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp Respi(K), menegaskan bahwa flu ringan pada anak umumnya bisa sembuh dengan sendirinya 

Ringkasan Berita:
  • Flu ringan pada anak umumnya dapat sembuh tanpa obat khusus asalkan kebutuhan cairan, nutrisi, dan istirahat tercukupi. 
  • Dokter anak IDAI menekankan pentingnya minum air hangat untuk mengencerkan dahak dan mencegah dehidrasi. 
  • Orang tua wajib segera ke rumah sakit jika muncul tanda bahaya seperti demam tinggi, sesak napas, atau saturasi oksigen rendah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Saat anak mengalami flu, banyak orang tua langsung panik dan buru-buru memberi obat. 

Padahal, tidak semua flu pada anak membutuhkan pengobatan medis yang kompleks.

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp Respi(K), menegaskan bahwa flu ringan pada anak umumnya bisa sembuh dengan sendirinya.

“Virus flu seperti virus lainnya, bila tidak berat bisa membaik sendiri. Kadang batuk, pilek, dan demam tanpa obat pun bisa pulih,” ujarnya dalam media briefing virtual, Selasa (30/12/2025).
 

Kunci Utama Perawatan Flu Anak di Rumah

Menurut dr. Nastiti, langkah pertama adalah mengenali gejala, bukan langsung memberi obat.

Jika anak demam, orang tua boleh memberikan obat penurun panas sesuai dosis.

Namun inti perawatan flu ringan terletak pada pemenuhan kebutuhan dasar tubuh anak.

Baca juga: Influenza Bukan Flu Biasa yang Bisa Sembuh Sendiri, Risikonya Fatal! Picu Kematian

1. Perbanyak cairan hangat

Air putih hangat membantu mengencerkan dahak, memperbaiki fungsi silia saluran napas, serta mencegah dehidrasi.

“Paling efektif adalah minum cairan, terutama air putih hangat. Ini membantu mengencerkan dahak dan menjaga hidrasi,” jelasnya.

Saat demam, metabolisme meningkat sehingga cairan tubuh cepat berkurang. Karena itu anak sebaiknya minum lebih sering meski sedikit-sedikit.

2. Cukupi nutrisi dan istirahat

Anak tetap perlu makan bergizi agar daya tahan tubuh optimal. Vitamin boleh diberikan sebagai pendukung, bukan pengganti pola makan dan tidur cukup.

 

Obat Batuk Boleh, Tapi Jangan Sembarangan

Dr. Nastiti mengingatkan orang tua agar tidak asal membeli obat batuk atau antibiotik.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved