Virus Influenza
Tanda Super Flu Tak Lagi Ringan dan Masuk Fase Berisiko, Waspada Jika 4 Hari Tak Kunjung Sembuh
Banyak orang menganggap flu sebagai penyakit ringan yang akan sembuh dengan sendirinya. Padahal, tidaklah demikian, waspada jika 4 hari tak sembuh.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
- Banyak yang menganggap flu sebagai penyakit ringan yang akan sembuh dengan sendirinya.
- Ini tak berlaku pada flu zaman now yang disebut sebagai super flu.
- Flu yang tak menunjukkan perbaikan setelah empat hari perlu diwaspadai, terutama jika disertai demam tinggi dan sesak.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang menganggap flu sebagai penyakit ringan yang akan sembuh dengan sendirinya.
Persepsi inilah yang justru menjadi masalah ketika masyarakat berhadapan dengan influenza yang kini populer disebut sebagai super flu.
Baca juga: Super Flu Bukan Flu Babi atau Flu Burung, Ahli Paru Jelaskan Perbedaan Virusnya
Dokter sekaligus Ahli Paru dari RS Persahabatan, Prof. Erlina Burhan, menegaskan bahwa super flu sering kali tidak terasa berbeda di awal.
Sehingga membuat penderitanya lengah dan menunda pemeriksaan medis.
Padahal, pada sebagian orang, keterlambatan ini bisa membawa flu masuk ke fase yang lebih serius dan berbahaya.
Awalnya Sama, Bedanya Terjadi Saat Tubuh Gagal Pulih
Prof. Erlina menjelaskan bahwa secara medis, super flu maupun flu biasa tetap masuk dalam kelompok influenza like illness (ILI). Gejala awalnya pun hampir identik.
“Nah gejalanya kan ini sama dengan kita menyebutnya Influencer like illness ya,” ujar Prof. Erlina pada talkshow yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Rabu (14/1/2026).
Setelah masa inkubasi sekitar satu hingga empat hari, penderita bisa mengalami demam, batuk, nyeri tenggorok, pilek, nyeri otot, sakit kepala, hingga rasa lemas.
Pada sebagian orang dengan sistem imun yang sangat baik, gejala bahkan bisa tidak terasa sama sekali.
Kondisi inilah yang membuat banyak orang merasa aman dan memilih tetap beraktivitas seperti biasa.
Ketika Flu Tak Kunjung Membaik, Itu Bukan Lagi Flu Biasa
Masalah muncul ketika tubuh tidak mampu melakukan pemulihan optimal.
Kurang istirahat, stres berkepanjangan, serta daya tahan tubuh yang menurun membuat virus terus berkembang.
Gejala yang awalnya ringan perlahan berubah: batuk makin berat, tubuh semakin lemah, dan mulai muncul sesak napas.
Baca juga: Pasien Super Flu Meninggal di Bandung, Kondisinya Komorbid, Ini Fakta yang Perlu Diketahui
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasu-flu122222.jpg)