Senin, 4 Mei 2026

Edukasi 'Superflu' di Jakarta Selatan: Ketahui Sebab, Gejala, Penularan hingga Pencegahan

Tidak seperti pilek biasa, yang biasanya berkembang secara bertahap, superflu cenderung muncul dengan cepat, dan gejalanya lebih intens. 

Tayang:
HO/IST/HO/IST
EDUKASI SUPERFLU - Dokter Willy Setiawan melakukan edukasi mengenai superflu di Livehouse Kemang, Minggu (18/1/2026). Edukasi diikuti warga Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan. 

Edukasi 'Superflu' di Jaksel: Ketahui Sebab, Gejala, Penularan, hingga Pencegahan

Ringkasan Berita:
  • Tidak seperti pilek biasa, yang biasanya berkembang secara bertahap, superflu cenderung muncul dengan cepat, dan gejalanya lebih intens
  • Tanpa penanganan tepat, superflu berpotensi memicu komplikasi serius
  • Edukasi mengenai superflu dilakukan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Tujuannya agar warga paham melakukan pencegahan

Willem Jonata/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM - Superflu merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza dengan gejala yang jauh lebih berat dibandingkan flu biasa.

Ratusan warga Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan, memadati Livehouse Kemang pada Minggu (18/1/2026).

Mereka mengikuti seminar kesehatan bertema "Superflu". 

Pada sesi tersebut, dr. Willy Setiawan, memperingatkan bahwa tanpa penanganan tepat, penyakit ini berpotensi memicu komplikasi serius.

Berikut gejala yang ditimbulkan:

  • Demam dan menggigil, seringkali di atas 38 derajat celsius
  • Nyeri otot dan tubuh yang parah
  • Kelelahan yang dapat bertahan lama bahkan setelah gejala lain membaik
  • Batuk dan sakit tenggorokan
  • Sakit kepala atau tekanan di kepala
  • Hidung tersumbat atau pilek

Tidak seperti pilek biasa, yang biasanya berkembang secara bertahap, superflu cenderung muncul dengan cepat, dan gejalanya lebih intens. 

Jika gejalanya memburuk atau termasuk sesak napas, nyeri dada, atau tanda-tanda dehidrasi, kunjungi klinik perawatan darurat terdekat.

Superflu terutama menyebar melalui udara dari batuk atau bersin orang yang terinfeksi. Termasuk melalui perantara benda seperti meja atau apapun yang terkontaminasi virus dan kemudian tangan Anda menyentuh wajah.

Mengenakan masker dapat membantu mencegah penyebaran ke orang lain. Kunjungi klinik perawatan jika gejala memburuk.

Obat antivirus mungkin direkomendasikan dan paling efektif jika dimulai dalam 48 jam pertama setelah gejala muncul.

Istirahatlah yang cukup. Tidur ekstra dan mengurangi aktivitas dapat membantu mendukung respons imun Anda dan mempercepat penyembuhan.

Tetap terhidrasi dan makan makanan kaya nutrisi. Saat nafsu makan Anda kembali, makan makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, dan protein tanpa lemak untuk membantu mendukung pemulihan.

Sebagai informasi, kegiatan edukasi ini diinisiasi oleh Holywings Peduli. Tujuannya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko infeksi saluran pernapasan yang kerap dianggap sepele namun mematikan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved