Cacar Api Bisa Menyerang Saraf dan Mata, Dokter Jelaskan Bahaya Herpes Zoster
Vaksin diberi usai fase akut selesai dan pasien dianggap pulih secara klinis. Vaksin herpes zoster diberi dalam dua dosis sekaligus demi kesembuhannya
Ia menegaskan bahwa vaksin diberikan setelah fase akut berakhir dan pasien dinyatakan pulih secara klinis. Vaksin herpes zoster diberikan dalam dua dosis, dengan jarak pemberian dosis kedua paling cepat dua bulan dan maksimal enam bulan setelah suntikan pertama.
Berdasarkan pedoman saat ini, vaksin herpes zoster tidak memerlukan booster di tahun-tahun berikutnya. Dari sisi efektivitas, hasil penelitian menunjukkan tingkat perlindungan yang sangat tinggi.
Baca juga: Cacar Api Bisa Sebabkan Nyeri Saraf Bertahun-Tahun, Ini Penjelasan Ahli
“Efektivitas vaksin yang saat ini sudah ada dalam berbagai penelitian cukup tinggi. Bahkan ada yang di atas 95 persen. Jadi termasuk salah satu vaksin yang sangat efektif,” ujarnya.
Meski demikian, dr Sandra mengingatkan bahwa vaksinasi harus tetap dibarengi dengan pola hidup sehat. Menjaga daya tahan tubuh tetap optimal menjadi benteng utama dalam mencegah infeksi dan menekan risiko komplikasi berat akibat herpes zoster.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/herpes-zoster-atau-cacar-api-adalah-infeksi-pada-saraf-dan-kulit-di-sekitarnya.jpg)