Senin, 27 April 2026

Rekomendasi Buah-buahan untuk Berbuka Puasa dari Ahli Gizi IPB

Saat berbuka puasa segeralah konsumsi sumber karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa untuk mengisi kembali cadangan energi.

Tayang:
Freepik
ILUSTRASI KURMA - Saat berbuka puasa segeralah konsumsi sumber karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa untuk mengisi kembali cadangan energi yang bisa didapat dari kurma. 
Ringkasan Berita:
  • Ahli gizi dan Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Katrin Roosita menyatakan, tidak semua buah cocok dikonsumsi saat perut kosong.
  • Saat berbuka puasa segeralah konsumsi sumber karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa untuk mengisi kembali cadangan energi yang bisa didapat dari kurma.
  • Prof Katrin merekomendasikan buah dengan kadar air tinggi seperti semangka, melon dan pepaya dikonsumsi saat berbuka puasa

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Ahli gizi menyatakan, tidak semua buah cocok dikonsumsi saat perut kosong. Karena itu, saat berbuka puasa ada sejumlah jenis buah yang mereka rekomendasikan untuk berbuka puasa.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Katrin Roosita menjelaskan, selama berpuasa tubuh mengalami keterbatasan asupan energi, terutama glukosa yang merupakan sumber utama energi bagi otak.

Ketika cadangan glikogen di hati menipis, tubuh akan beralih menggunakan asam lemak sebagai sumber energi alternatif. 

Karena itu, saat berbuka puasa segeralah konsumsi sumber karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa untuk mengisi kembali cadangan energi.
 
"Kedua jenis gula alami tersebut banyak ditemukan dalam buah-buahan," kata dia dikutip di Jakarta, Kamis (26/2/2026). Buah yang sering dianjurkan adalah kurma. Buah ini memiliki kandungan fruktosa tinggi.

“Keunggulan fruktosa adalah tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis, sehingga lebih aman, terutama bagi penderita diabetes,” ujarnya.

Prof Katrin juga merekomendasikan buah dengan kadar air tinggi seperti semangka, melon dan pepaya. 

Buah-buahan tersebut tidak hanya mengandung fruktosa, tetapi juga kaya akan air, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Baca juga: Gorengan Tak Ada dalam Menu Berbuka Puasa, Luna Maya: Usia Kepala Empat, No

“Pepaya, misalnya, mengandung beta-karoten sebagai provitamin A yang bermanfaat bagi tubuh,” ungkapnya.

Sementara hindari konsumsi jeruk nipis saat perut kosong karena tingkat keasamannya yang tinggi dapat mengganggu lambung. Durian juga perlu dibatasi karena kandungan gulanya yang tinggi berpotensi memicu lonjakan glukosa darah. 

Sementara itu, nangka memiliki serat yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan kembung, serta salak perlu dikonsumsi dengan bijak dengan tetap mempertahankan lapisan putih kulit arinya.

Baca juga: Apakah Berbuka Puasa Harus dengan yang Manis-manis? Ini Penjelasan sesuai Sunnah Nabi

"Konsumsi buah dua hingga tiga porsi per hari, setara 100–150 gram. Pola konsumsi tersebut membantu memenuhi kebutuhan glukosa, fruktosa, serat, vitamin, dan mineral," ujar di.

Meskipun waktu makan selama Ramadan lebih singkat, asupan gizi tetap harus diperhatikan.  

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved