Jumat, 17 April 2026

Ramadan 2026

Dokter Gia: Puasa Bantu Tubuh Jadi Lebih Sehat, asal Asupan Tepat

Puasa menurunkan risiko penyakit jantung, mengontrol gula darah, menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan mental

Editor: Sanusi
Tribunnews.com
ILUSTRASI GORENGAN - Gorengan adalah salah satu menu favorit masyarakat Indonesia untuk berbuka puasa. Konsumsi sumber protein dan zat gizi yang cukup dapat membantu menjaga vitalitas tubuh selama bulan suci. Saat sahur dan berbuka, penting mengkonsumsi protein yang cukup untuk mendukung pembentukan sel-sel sehat dalam tubuh. 

Ringkasan Berita:
  • Puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri
  • Konsumsi sumber protein dan zat gizi yang cukup dapat membantu menjaga vitalitas tubuh selama bulan suci

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ramadan bisa dimaksimalkan menjadi momen meningkatkan kesehatan tubuh.

Dengan memperhatikan asupan bergizi saat sahur dan berbuka, menjaga aktivitas fisik ringan, serta memanfaatkan waktu kebersamaan bersama keluarga, tubuh tetap bertenaga serta fokus bisa terjaga.

Hal ini diungkap dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Gia Pratama dalam bincang-bincang Ramadan bertajuk ‘Raih Kebaikan dan Kehangatan Ramadan’ di Jakarta, baru-baru ini.

Ia mengatakan, puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri.

Baca juga: Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar Tapi Latihan Mendekati Tuhan

“Saat berpuasa, tubuh memasuki fase autofagi, proses alami di mana sel‑sel rusak dibersihkan, toksin diurai, dan tubuh membangun sel‑sel baru yang lebih sehat,” kata dia.

Puasa juga menurunkan risiko penyakit jantung, mengontrol gula darah, menurunkan berat badan, serta meningkatkan kesehatan mental dan fisik jika diimbangi pola makan gizi seimbang.

Agar puasa dan ibadah lain bisa optimal, asupan saat sahur dan berbuka sangat penting diperhatikan.

Konsumsi sumber protein dan zat gizi yang cukup dapat membantu menjaga vitalitas tubuh selama bulan suci.

Saat sahur dan berbuka, penting mengkonsumsi protein yang cukup untuk mendukung pembentukan sel-sel sehat dalam tubuh.

Selain protein, zat gizi lain seperti kalsium membantu menjaga fungsi otot dan tulang, sedangkan vitamin D mendukung penyerapan kalsium sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Konsumsi makanan bergizi seimbang saat berbuka dan sahur membantu menjaga energi, fokus, dan daya tahan tubuh.

“Berolahraga ringan tetap sangat dianjurkan selama bulan puasa agar tubuh tetap bugar, metabolisme aktif, dan stamina terjaga,” lanjut dr. Gia.

Pemenuhan zat gizi yang seimbang dan berkualitas, serta pengaturan waktu antara aktivitas dan ibadah menjadi semakin penting, termasuk juga meluangkan waktu berinteraksi dengan keluarga dan orang-orang terdekat agar tujuan Ramadan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dapat tercapai.

Suami Inul Daratista yang turut hadir, Adam Suseno mengamini pernyataan dr Gia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved