Senin, 13 April 2026

Mudik Lebaran 2026

11 Provinsi KLB Campak, Kemenkes Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak Sebelum Mudik

Awas KLB campak di 11 provinsi! Kemenkes imbau ortu lengkapi imunisasi anak sebelum mudik Lebaran. Cek titik layanan gratis di sini! Cek!

Tribunnews.com/Ilustrasi/Kemenkes
Caption: Ilustrasi penyakit campak pada anak-anak. Menjelang mudik Lebaran 2026, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta orang tua mewaspadai penularan campak, terutama di 11 provinsi yang melaporkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). 
Ringkasan Berita:
  • Waspada KLB: Sebanyak 11 provinsi di Indonesia melaporkan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak menjelang musim mudik 2026.
  • Risiko Kerumunan: Mobilitas tinggi saat Lebaran di transportasi umum dan silaturahmi keluarga memperbesar risiko penularan pada anak.
  • Layanan Jemput Bola: Pemerintah sediakan pos imunisasi di sekolah, tempat ibadah, hingga pos pelayanan mudik selama Maret 2026.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan peringatan dini terkait risiko penularan penyakit campak menjelang musim mudik dan libur Lebaran 2026.

Kewaspadaan ini ditingkatkan menyusul laporan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang tersebar di 11 provinsi, mulai dari Sumatera Utara, Banten, Jawa Tengah, hingga Sulawesi Tengah.

Peningkatan mobilitas jutaan orang saat mudik dinilai menjadi celah besar penyebaran virus, terutama bagi anak-anak yang belum memiliki proteksi imunisasi lengkap.

"Tren kasus suspek campak meningkat pada Januari dan mencapai lebih dari sepuluh ribu kasus hingga minggu ke-8 tahun ini," ujar Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, dr. Andi Saguni, Minggu (8/3/2026).

Baca juga: Inggris Perkuat Pengawasan Peredaran Vape Melalui Pita Cukai Digital, Bisakah Diadopsi Indonesia?

Imunisasi Kejar di Jalur Mudik

Sebagai respons cepat, pemerintah menggelar program imunisasi kejar (Catch Up Campaign) di 102 kabupaten/kota sepanjang Maret 2026. 

Menariknya, layanan ini tidak hanya tersedia di Puskesmas, tetapi juga hadir di titik-titik strategis seperti:

  • Posyandu dan PAUD/TK.
  • Tempat ibadah.
  • Pos pelayanan mudik di jalur transportasi utama.
  • Orang tua diimbau segera mengecek buku kesehatan anak. Jika imunisasi belum lengkap, segera manfaatkan layanan gratis ini sebelum melakukan perjalanan jauh.
  • "Imunisasi adalah perlindungan paling efektif. Jika anak sakit atau menunjukkan gejala, sebaiknya tunda perjalanan demi keselamatan bersama," tegas dr. Andi.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved