Dokter Ingatkan Diet Suntik Tanpa Pengawasan Bisa Berbahaya
Dokter spesialis gizi klinik mengingatkan penggunaan obat diet suntik secara sembarangan dapat membahayakan kesehatan.
Ringkasan Berita:
- Dokter Yaze mengatakan terapi diet suntik hanya diperuntukkan bagi pasien tertentu, terutama penderita obesitas
- Dokter Yaze mengingatkan adanya risiko kesehatan lain bila penurunan berat badan berlangsung terlalu cepat
- Dokter Yaze  meminta masyarakat tidak mudah percaya iklan diet instan yang viral di media sosial
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dokter spesialis gizi klinik mengingatkan penggunaan obat diet suntik secara sembarangan dapat membahayakan kesehatan.
Dokter Spesialis Gizi Klinik dari RSU Bhakti Asih dr Igus Ulfa Yaze SpGK mengatakan satu kesalahan paling sering dilakukan masyarakat adalah membeli obat sendiri tanpa pemeriksaan medis.
“Jadi kesalahan yang paling umum itu biasanya orang, karena sekarang sepertinya sudah bisa dibeli bebas, jadi mungkin dia tergiur untuk membeli dengan harga yang murah, dengan dosis yang tinggi,” kata dr Yaze dalam program Beauty Health di kanal YouTube Tribun Health, Jumat (15/5/2026).Â
Menurut dia, tindakan tersebut sangat berisiko karena banyak orang tidak mengetahui kondisi kesehatan dalam tubuhnya sendiri.
“Akhirnya dia melewatkan ada misalnya dia punya penyakit tiroid, tapi tidak terlihat, tidak tercek,” ujarnya.
Baca juga: Alternatif Karbohidrat Alami yang Praktis untuk Menu Harian saat Diet
Akibatnya, kondisi penyakit tertentu justru bisa semakin parah setelah menggunakan obat tersebut.
“Akhirnya dia tetap menggunakan obat itu, ya tiroidnya malah makin parah, atau malah jadi ada tumor yang tidak kita inginkan sudah pasti,” jelas dr Yaze.Â
Selain itu, penggunaan dosis terlalu tinggi juga bisa memicu efek samping berat.
Baca juga: Studi: Diet Seimbang Lebih Tingkatkan Peluang Hidup Hingga 100 Tahun
“Lalu misalnya juga dia menggunakan dosis yang terlalu tinggi, itu malah membuat efek sampingnya jadi semakin parah, misalnya mual, muntah hebat,” katanya.
Diet Suntik Hanya untuk Kondisi Tertentu
Lebih lanjut dr Yaze mengatakan diet suntik sebenarnya bisa aman bila dilakukan sesuai indikasi medis.
“Kalau aman atau tidaknya jawabannya sebenarnya aman, kalau diberikan sesuai dengan indikasi medis dan di bawah pengawasan ketat dari dokter,” ujarnya.
Namun, ia menegaskan terapi ini tidak boleh dilakukan sembarangan hanya karena mengikuti tren.
“Jadi ini bukan metode kecantikan yang instan nih, jadi bukan hal yang harus dicoba-coba sendiri tanpa resep dokter,” ucapnya.
Menurut dr Yaze, terapi diet suntik hanya diperuntukkan bagi pasien tertentu, terutama penderita obesitas.
“Jadi ada beberapa indikasi, mulai dari obesitas yang BMI-nya lebih dari 30,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/CFD-Sudirman-minggi-3182025.jpg)