Jumat, 29 Agustus 2025

Audiensi Dengan Penulis Perempuan, Ibas: Menulis-Membaca Mempertajam Pikiran dan Menjawab Kebodohan

Ibas menegaskan bahwa penulis-penulis Indonesia, khususnya penulis muda, harus tetap eksis, mendunia tak berbatas. 

Editor: Content Writer
Istimewa
PENULIS PEREMPUAN - Ibas menegaskan bahwa penulis-penulis Indonesia, khususnya penulis muda, harus tetap eksis, mendunia tak berbatas saat pertemuan pada Rabu (12/3/25) di Gedung MPR RI.  

“Menulis adalah keberanian. Kalian di sini adalah orang yang berani, yang bisa memberikan warna warni dunia pendidikan literasi dan pengembangan pengetahuan lintas zaman. Penulis Indonesia harus tetap eksis, karena bagaimana akan mendunia tak berbatas, jika punah? Sehingga, ayo kita bergerak! Bersama kita wujudkan Indonesia maju, tedidik, menuju Indonesia yang lebih gemilang.” pungkasnya. 

Erisca Febrian seorang novelis penulis buku Dear Nathan yang juga peserta menyampaikan apresiasi dan aspirasinya. “Saya sangat senang, Pak Ibas menyebutkan Sarimin Ismail. Sosok yang jarang dibaca dan dibahas di era modern ini. Saya berharap sastrawan sebelum era kontemporer punya kesempatan ruang untuk dibahas dan diperkenalkan ke generasi muda. Saya juga berharap bahwa stigma cerita yang ditulis perempuan kurang berbau nasionalisme itu dihapus. Padahal mereka penulis perempuan juga punya peran membahas kemajuan dan pemikiran-pemikirannya,” katanya. 

Pada acara ini hadir beberapa peserta yang merupakan penulis perempuan, di antaranya Meisya Sallwa, Grace Reinda, Fayanna Allisha, Nadzira Shafa Askar, Erisca Febriani, dan lain sebagainya. 

Hadir pula Anggota FPD DPR RI Sabam Sinaga, Raja Faisal Manganju Sitorus, dan Faujia Helga Br. Tampubolon.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan