Kamis, 16 April 2026

Kemnaker Ingatkan Masyarakat Waspadai Informasi Hoaks Soal BSU 2026

Kemnaker mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks dan tautan palsu yang mengatasnamakan BSU 2026.

Editor: Content Writer
Dok. Biro Humas Kemnaker
HOAKS BSU 2026 - Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono saat menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/1/2026). Dalam imbauan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai tautan pendaftaran tidak resmi dan hanya merujuk kanal resmi pemerintah terkait BSU 2026. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi palsu (hoaks) yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026, khususnya yang memuat tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi penipuan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul setelah marak beredarnya berbagai unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga pemberitaan di media massa yang mencatut program BSU 2026, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi informasi BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Faried melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/1/2026).

Baca juga: Perkuat Perlindungan Pekerja, Kemnaker Mengaktivasi Balai K3 Surabaya

Sebagai informasi, penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh sesuai ketentuan yang berlaku.

Faried menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU pada tahun 2026.

“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi,” tegas Faried.

Faried juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU agar tidak menimbulkan kerugian di masyarakat.

Baca juga: Menaker: Kesejahteraan dan Rasa Aman Jadi Faktor Penentu Produktivitas Kerja

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved