Menengok Kehidupan Lesbian di Makassar
Wanita Sejati Jadi Pria dan Gaya Tomboy (1)
Jenis kelamin bukan soal, kasih sayang paling utama. Ungkapan ini sekaligus merekonstruksi cetak biru kehidupan
TRIBUNNEWS.COM - Jenis kelamin bukan soal, kasih sayang paling utama. Ungkapan ini sekaligus merekonstruksi cetak biru kehidupan kaum lesbian (penyuka sesama wanita) di Makassar dan sekitarnya.
Karena membaur, mereka ada di selasar sekolah menengah pertama, bangku kantin di SMA, kampus, ruang kerja, hingga gerai-gerai di mal. Di siang hari mereka membaur, namun lewat malam, mereka mulai berkelompok.
Kini mereka ada di antara kita. Inilah simpulan dari penelusuran, under cover Tribun Timur, terhadap seluk-beluk, kehidupan mereka selama sebulan.
Secara umum, ada tiga tipe wanita lesbian. Mereka mengidentifikasi diri dengan sebutan wanita "belok".
Ada tipe butchi (B) yang berpakaian, berpikir, dan berprilaku seperti pria. Kemudian tipe femme, (F) modis dan feminin. Yang terakhir, tipe andro (A) yang seperti wanita tomboy (seperti laki-laki).
Dalam relasi kekasih, paling umum adalah B dan F, atau A dan F. Tapi ada juga yang F dan F, B dan A, atau B dan B.
Secara fisik pun, wanita lesbian, atau yang lebih sering disebut wanita belok, lebih sulit dikenali dibanding gay. Di jalan-jalan, di mal, di kantor-kantor, atau dimana saja, memang kerap ditemui wanita yang berbusana dan bergaya laiknya pria.
Namun berbeda dengan waria yang hampir pasti adalah gay, wanita bergaya pria ini belum tentu belok.
Banyak juga, mereka adalah wanita tomboy. Apalagi, tidaklah aneh bila ada wanita yang berjalan bergandengan tangan ataupun berangkulan di ranah publik. Mereka yang melakukan itu belum tentu adalah wanita belok. Tapi, bukan berarti mereka tidak ada.
Melalui penelusuran yang cukup sulit, Tribun berhasil menemui dan berbincang dengan beberapa dari mereka. Nama dan tempat disamarkan, untuk melindungi privasi masing-masing. Sebut saja salah seorang di antaranya adalah Madonna (bukan nama sebenarnya). Ia adalah salah seorang mahasiswi universitas swasta di Jl Urip Sumoharjo, Makassar.
Meski menolak membagi kehidupan pribadinya, namun kepada Tribun, Madonna tak menyangkal bahwa ia adalah penyuka wanita.
Perawakan Madonna sedang cenderung kurus. Rambutnya pendek. Sepintas, apalagi jika hanya muka dan potongan tubuhnya hanya dikena sinar pantulan cahaya lampu mobil di malam hari, gadis atau pun akan malu berdekatan dengannya.
Madonna memang bergaya dan berusaha berperilaku pria. Wanita yang berpenampilan seperti pria dan memiliki jiwa seperti pria disebut sebagai tipe butchi.
Ia gemar mengenakan baju "junkies", khas pria. Planel adalah pakaian kegemaran mereka. Ini adalah kemeja lengan panjang. Motifnya kotak-kotak, agak kasar di luar, halus di dalam.
Selera dan pilihan model dan warna baju mereka tak menyolok. Jika pakai kemeja, mereka kerap mengenakan kaos ketat sebagai dalaman. Tali breast holder, seperti yang terlihat menonjol di punggung wanita, sama sekali tak terlihat.
"Salah satu ilmu dasar jadi butchies, adalah menyembunyikan kewanitaan, termasuk menghindari tali BH" kata Beyonce, mahasiswi semester III fakultas ekonomi, sebuah perguruan tinggi di Tamalanrea.
Beyonce, berkenalan dengan Tribun di sebuah kafe di kawasan Benteng Fort Rotterdam, Kamis (9/12) malam. Ia "belok" tipe butchi. Dia perokok aktif.
Seperti rekan dan komunitas mereka di Jl Ratulangi, jenis rokok pilihannya adalah slim mild. Rokok filter rendah nikotin sebesar kelingking bayi berusia dua bulan. Kecil mungil.
Gelang dan kalung motif etnik, adalah penanda lain dari jenis "belok" ini. Jika tak pakai sandal gunung, mereka kebanyakan memilih sepatu kets, merek All Star. "Ini kalao yang pemula, SMP atau butchi SMA."