4 Kunci Diet Nyaman Anti Stress Eating Menurut Ahli Gizi
Jika diet tidak nyaman akan berisiko stres eating hingga gangguan psikologis. Apalagi jika dilakukan jangka panjang.
Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA – Ahli gizi Dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK, menegaskan, agar diet bisa menjadi lifestyle dan jangka panjang, kuncinya adalah harus enak dan nyaman.
Jika diet tidak nyaman akan berisiko stres eating hingga gangguan psikologis.
“Diet itu pengaturan pola makan, patokannya bukan hanya untuk menurunkan berat badan. Diet itu perlu menjadi lifestyle harus nyaman. Agar diet menjadi nyaman kuncinya itu 4,” kata dia saat ditemui di Jakarta Timur, Kamis (28/2/2025).
1. Harus Enak
Diet nyaman itu konsumsi makanan yang memanjakan lidah alias enak.
Ia mengatakan, diet bukan berarti makan makanan yang direbus setiap hari atau tanpa minyak goreng sama.
“Tidak harus konsumsi nasi merah setiap kali makan. Persepsi rasa itu memang subyektif namun sajikanlah makanan yang good taste di lidah. Kalau dietnya tidak nyaman pasti mempengaruhi mood. Tidak bisa dipaksa, harus pelan-pelan,” jelas Mulianah.
2. Harus Realistis
Dokter Mulianah menyebutkan, diet harus disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari, gaya hidup, target dan tujuan yang ingin dicapai.
“Ingin diet untuk apa? Jangan ingin diet targetkan 10 kg turun berat badan. Itu bisa memang, tapi nanti sakit-sakitan,” ujarnya.
3. Flexibel
Menurutnya, jadwal makan tidak perlu terlalu ketat. Kebutuhan kalori tetap bisa dipenuhi dengan jadwal yang lebih flexible.
Sering kali, orang yang diet melewatkan jam makan yang seharusnya karena kesibukan dengan harapan berat badan bisa turun cepat karena tidak makan.
4. Menunjang Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ahli-gizi-1-28022025.jpg)