Kamis, 16 April 2026

Bacaan Doa

Doa untuk Bayi Baru Lahir Agar Menjadi Anak Sholeh dan Sholehah

Setelah bayi baru lahir, orang tua dianjurkan untuk mengumandangkan azan dan iqamah di telinganya. Kemudian membaca doa untuk bayi yang baru lahir.

Tribunnews.com
DOA UNTUK BAYI - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky, Selasa (9/12/2025). Setelah bayi baru lahir, orang tua dianjurkan untuk mengumandangkan azan dan iqamah di telinganya. Kemudian membaca doa untuk bayi yang baru lahir. 

Ringkasan Berita:
  • Orang tua dianjurkan untuk mendoakan bayinya yang baru lahir.
  • Doa tersebut diajarkan Rasulullah Saw dalam sebuah hadis.
  • Selain berdoa, orang tua sebaiknya mengumandangkan adzan dan iqamah untuk bayi yang baru lahir.

TRIBUNNEWS.COM - Ketika bayi baru lahir, orang tua dan orang-orang di sekitarnya sebaiknya memanjatkan doa untuknya. 

Doa tersebut bertujuan agar bayi selalu dalam lindungan Allah Swt, tumbuh sehat dan menjadi anak sholeh/sholehah.

Selain itu, doa juga menjadi bentuk rasa syukur atas kehadiran amanah baru dalam keluarga.

Dalam laman Facebook Ditjen Bimas Islam dijelaskan bahwa Rasulullah mengajarkan doa yang dibaca untuk bayi yang baru lahir dan orang tuanya.

Doa ini tidak hanya sebagai permohonan keselamatan bagi sang bayi, tetapi juga sebagai harapan agar orang tua diberi kekuatan, kesabaran, dan kemampuan untuk mendidiknya dengan penuh cinta.

Doa untuk Bayi Baru Lahir

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوبِ لَكَ وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ وَبَلَغَ أَشُدَّهُ وَرُزِقْتَ بِرَّهُ

Bārakallāhu laka fil-mawhūbi laka, wa syakartal-wāhiba, wa balagha asyuddah, wa ruziqta birrah

Artinya: “Semoga Allah memberkahimu pada anak yang dianugerahkan kepadamu. Semoga engkau bersyukur kepada Sang Pemberi. Semoga ia mencapai usia dewasa, dan engkau dikaruniai kebaikannya.”

Baca juga: Doa Ketika Takut dan Gelisah, Jadi Penjaga Hati dari Segala Keburukan

Anjuran Adzan di Telinga Bayi Baru Lahir

Dalam hadis yang diriwayatkan Al-Baihaqi dan Ibnu Sunni, dijelaskan bahwa Rasulullah Saw menganjurkan orang tua untuk mengumandangkan adzan pada telinga bayi yang baru lahir.

Dari Hasan bin Ali bahwa Rasulullah Saw bersabda: "Barangsiapa yang dianugerahi seorang anak, kemudian ia mengumandangkan adzan pada telinga kanannya dan iqamah pada telinga kirinya maka anak yang baru lahir itu tidak akan terkena bahaya Ummush Shibyan (nama jin qorinah)."

Kementerian Agama Kalimantan Selatan menjelaskan bahwa Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Tuhfatul Maudud, tujuan mengumandangkan adzan pada telinga bayi yang baru lahir yaitu agar yang pertama kali didengar oleh telinga manusia adalah kalimat-kalimat seruan yang agung yang mengandung kebesaran Rabb dan keagungan-Nya dan kalimat syahadat yang menjadi syarat seseorang masuk Islam. 

Selain itu, setan akan lari ketika mendengar lantunan adzan dan iqamah.

Kalimat itu juga dapat membuat setan marah dan membenci saat-saat pertama kali bayi tersebut memeluk agama Islam.

Karena hal itulah adzan dibisikkan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri agar kalimat-kalimat itu menyatu dalam batin si bayi, menurut penjelasan Kemenag Kalsel.

Lafal Adzan

Lafal adzan disebutkan dalam Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi sebagai berikut:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved