Jumat, 1 Mei 2026

Bacaan Doa

Doa Sholat Taubat sebelum Berangkat Haji dan Umrah ke Tanah Suci

Calon jemaah haji dianjurkan untuk mensucikan diri dengan bertaubat kepada Allah sebelum berangkat haji dan umrah, berikut doa dan tata caranya.

Tayang:
Tribunnews.com
DOA SHOLAT TAUBAT - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Jumat (10/4/2026). Calon jemaah haji dianjurkan untuk mensucikan diri dengan bertaubat kepada Allah sebelum berangkat haji dan umrah, berikut doa dan tata caranya. 

Bacaan Tasyahud Akhir

Attahiyyatul mubaarakaatush shalawaatut thayyibaatu lillaahi. Assalaamu 'alaika ayyuhaan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakaatuhu. Assalaamu 'alaina wa 'alaa 'ibaadillaahis shaalihiina. Asy-hadu anlaa ilaaha illaallaahu wa asyhadu anna muhammadan rasuulullahi. Allaahumma shalli 'alaa muhammadin. Wa 'alaa aalii muhammad. Kamaa shallaita 'alaa ibraahiima wa' alaa aali ibraahiima. Wa baarik 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammadin. Kamaa baarakta 'alaa ibraahiima wa 'alaa aali ibraahiima. Fil 'aalamiina innaka hamiidun majiidun.

Artinya: 

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan tetap dilimpahkan kepadamu wahai Nabi Muhammad, teriring rahmat dan berkahNya. Semoga pula keselamatan atas kita dan atas hamba Allahyang shalih. Aku bersaksi, bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi, bahwa Nabi Muhammad itu utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepoda junjungan kami Nabi Muhammad. Dan berilah rahmat kepada keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi rahmat kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkat atas Nabi Muhammad beserta keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkat kepada Nabi lbrahim dan keluarganya. Di seluruh alam, Engkaulah yang terpuji dan Maha Mulia.

11. Salam, dengan membaca:

Assalamu'alaikum warahmatullaahi

Artinya: Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian.

12. Membaca doa taubat seperti disebutkan di atas

Baca juga: Doa Membasuh Tangan Kanan agar Diberi Catatan Amal Baik saat Kiamat

Syarat Taubat Diterima Allah SWT

Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan syarat agar taubat seorang muslim dapat diterima oleh Allah SWT.

1. Menyadari dan menyesali dosa

Seorang muslim harus menyadari kesalahan yang telah dilakukan, baik dosa kecil maupun besar, serta benar-benar menyesalinya. Salah satu bentuknya bisa dengan melaksanakan salat taubat.

2. Berhenti dari perbuatan maksiat

Setelah menyadari kesalahan, seseorang wajib segera meninggalkan perbuatan dosa tersebut dan tidak lagi melakukannya.

3. Berkomitmen untuk tidak mengulanginya

Taubat harus disertai niat yang kuat untuk tidak kembali melakukan kesalahan yang sama di masa depan.

4. Meminta maaf kepada sesama

Jika dosa tersebut berkaitan dengan orang lain, maka harus meminta maaf dan mengembalikan hak yang bukan miliknya kepada yang berhak.

5. Memperbanyak ibadah

Setelah bertaubat, dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah dan melakukan banyak kebaikan dengan ikhlas sebagai bentuk perbaikan diri.

Amalan Taubat Penghapus Dosa

Dalam artikel Perbanyaklah “Gerakan Taubat Nasuha” (GERTANAS) Terutama di Malam Jum’at dan di Bulan Suci Ramadhan karya KH. Imam Mawardi, ZI, ada beberapa amalan yang dapat dikerjakan untuk menghapus dosa:

1. Istighfar

Membaca istighfar adalah amalan sederhana yang bisa dilakukan siapa saja untuk memohon ampun kepada Allah.

Bacaan istighfar yaitu أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ (Astaghfirullāh/Aku memohon ampun kepada Allah).

2. Berdzikir

Selain istighfar, memperbanyak dzikir juga menjadi cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampunan-Nya karena Allah telah menjanjikan ampunan bagi hamba-Nya yang gemar berdzikir.

“Dan laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 35)

3. Taubat Nasuha

Taubat nasuha adalah taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan. Orang yang melakukannya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serta berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubatan nasuha (taubat yang semurni-murninya).” (QS. At-Tahrim [66]: 8)

4. Bersabar

Dalam proses bertaubat, seseorang mungkin akan menghadapi berbagai ujian. Namun, setiap ujian tersebut dapat menjadi penghapus dosa.

“Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim melainkan Allah akan menghapus (dosa orang itu) dengannya, bahkan meski sebab duri yang menyakitinya sekalipun.” (HR. Bukhari).

Baca juga: Doa Nabi Daud As dan Kisah Perang Bersama Bani Israil Melawan Jalut

5. Melakukan Amal Baik

Setelah bertaubat, dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan seperti salat sunnah, bersedekah, dan membaca Al-Qur’an. Amalan ini dapat membantu menghapus dosa di masa lalu.

Rasulullah bersabda: “Bertakwalah kepada Allah di manapun berada. Iringilah perbuatan dosa dengan amal kebaikan karena ia akan dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik.” (HR. Tirmidzi)

6. Meminta Maaf kepada Orang Lain

Jika kesalahan yang dilakukan berkaitan dengan orang lain, maka penting untuk meminta maaf dan menyelesaikan hak yang belum terpenuhi.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang merasa berbuat aniaya (zhalim) terhadap kehormatan saudaranya atau dosa apapun hendaklah dia meminta kehalalannya (maafnya) pada hari ini (di dunia).” (HR. Bukhari)

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved