Rabu, 15 April 2026

Anak Bisa Online 7 Jam Sehari, PP TUNAS Bantu Orang Tua Awasi Ruang Digital

Aktivitas anak di dunia digital yang mencapai rata-rata 7 jam per hari membuat pemerintah bertindak melalui PP TUNAS.

freepik
sederet manfaat bila ayah dan anak bermain gadget bersama. Aktivitas anak di dunia digital yang mencapai rata-rata 7 jam per hari membuat pemerintah bertindak melalui PP TUNAS. 

Ringkasan Berita:
  • Aktivitas anak di dunia digital yang mencapai rata-rata 7 jam per hari membuat pemerintah bertindak. 
  • Langkah pemerinta melalui PP TUNAS mendorong peran orang tua dalam mendampingi dan mengawasi penggunaan internet anak agar lebih aman dan bertanggung jawab.

 

 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA --Di tengah tingginya aktivitas anak di dunia digital yang mencapai rata-rata 7 jam per hari, pemerintah melalui PP TUNAS mendorong peran orang tua dalam mendampingi dan mengawasi penggunaan internet anak agar lebih aman dan bertanggung jawab.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Kepala BKKBN Wihaji mendukung  implementasi PP Tunas.

Baca juga: Anak Anda Sedang Dipelajari Algoritma Tiap Hari, Pakar Digital: PP Tunas Bisa Lindungi dari Ancaman

Meski diawali dengan pro dan kontra, namun PP TUNAS  hadir untuk membantu keluarga melindungi masa depan anak.

"Aturan ini mewajibkan seluruh platform digital menyediakan mekanisme persetujuan orang tua serta fitur kontrol bagi anak," kata Wihaji di Jakarta, baru-baru ini.

 

Merujuk pada Survei Penetrasi Internet APJII tahun 2024, sebanyak 48 persen pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Data ini juga diperkuat oleh riset Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat, 35,57 persen anak usia dini sudah bisa mengakses internet.

"Keluarga ini benteng terkuat untuk melindungi anak dari paparan konten media sosial yang negatif," tegas dia

Ia menyatakan, meski pembatasan usia sulit diterapkan, peran orang tua tetap jadi kunci.

Orang tua tetap perlu mendampingi, mengawasi, dan menjadi tempat anak bercerita. 

"Dari sinilah perlindungan anak benar-benar dimulai," harap dia.

Kekhawatiran terkait paparan negatif media sosial pada anak ini juga disampaikan Pranata Humas Ahli Muda Kemendukbangga/BKKBN Rizky Fauzia.

PP TUNAS dinilai bisa membantu orang tua untuk melindungi anak.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved