Bacaan Doa
Doa Sholat Safar Sebelum Pergi Haji dan Umrah sesuai Sunah Rasulullah
Sebelum berangkat haji atau umrah, jemaah dianjurkan melaksanakan sholat safar dua rakaat untuk memohon perlindungan Allah selama perjalanan.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kebaikan dan takwa dalam perjalanan ini, kami mohon perbuatan yang Engkau ridhai. Ya Allah, permudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah pendampingku dalam bepergian dan mengurusi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan kepulangan yang buruk dalam harta dan keluarga” (HR. Muslim)
5. Mengisi Waktu Selama Perjalanan
Selama safar, waktu sebaiknya diisi dengan amalan yang bermanfaat seperti berzikir, membaca Al-Qur’an, atau membaca buku.
Dari al-Aghar al-Muzanni (salah seorang sahabat Rasulullah SAW), Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya hatiku tidak pernah lalai dari zikir kepada Allah, susungguhnya Aku beristighfar seratus kali dalam sehari” (HR. Muslim)
Selain itu, dianjurkan membaca zikir:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Subḥānallāh wal-ḥamdu lillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar.
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”
6. Melaksanakan Shalat Jamak Qashar
Dalam perjalanan, shalat fardhu dapat dilaksanakan dengan jamak dan qashar sebagai bentuk keringanan dari Allah Swt.
“Dari Ibnu Abbas, dia berkata: “Allah Ta’ala telah mewajibkan shalat lewat lisan Nabi kalian ketika menetap (tidak bepergian) sebanyak empat raka’at, di waktu bepergian dua raka’at dan dalam kondisi takut (dalam Perang) satu raka’at.” (HR. Abu Daud)
7. Segera Pulang Setelah Urusan Selesai
Islam menganjurkan agar seseorang tidak berlama-lama dalam perjalanan jika urusannya telah selesai.
Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda: "… apabila salah seorang dari kalian telah menyelesaikan urusan (saat bepergian), hendaklah dia segera kembali kepada keluarganya” (HR. Bukhari)
8. Adab Saat Kembali dari Safar
Setelah kembali dari perjalanan, dianjurkan membaca doa berikut:
آيِبُونَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَائِبُونَ عَابِدُونَ حَامِدُونَ لِرَبِّنَا سَاجِدُونَ صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Āyibūna in syā’a-llāhu tā’ibūn, ‘ābidūn, ḥāmidūn, li-rabbinā sājidūn. Ṣadaqa-llāhu wa‘dah, wa naṣara ‘abdah, wa hazamal-aḥzāba waḥdah.
Artinya: “Kita kembali, insya Allah sebagai hamba yang bertaubat, beribadah, memuji-Nya dan yang sujud untuk Rabb kita. Allah Maha Benar dengan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan menghancurkan musuh-musuh-Nya” (HR. Bukhari).
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-SHOLAT-SAFAR-56345634.jpg)