10 Amalan yang Memiliki Nilai Pahala Setara dengan Haji dan Umrah, Bisa Dilakukan Bulan Zulhijah
Bulan Zulhijjah memiliki berbagai amalan sederhana yang bisa dilakukan di bulan Zulhijjah, berikut simak amalan istimewanya berikut ini.
TRIBUNNEWS.COM - Bulan Zulhijah menjadi salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam.
Zulhijah sering dikaitkan dengan pelaksanaan ibadah haji dan kurban.
Namun, tidak hanya itu, terdapat berbagai amalan sederhana yang bisa dilakukan umat Muslim untuk meraih pahala besar, bahkan disebut setara dengan haji dan umrah.
Sepuluh hari pertama bulan Zulhijah dikenal sebagai hari-hari terbaik dalam Islam dan memiliki berbagai keutamaan.
Mengutip dari kemenag.go.id, amalan-amalan di bulan zulhijah jika dilaksanakan memiliki nilai pahala ibadah yang dianggap setara dengan haji dan umrah.
Baca juga: 10 Larangan saat Haji dan Umrah, Ibadah Bisa Tidak Sah atau Mengurangi Pahala
10 Amalan yang Memiliki Nilai Pahala Setara Haji dan Umrah
1. Membantu Saudara yang Kekurangan
Sayyidina Hasan bin Ali bin Abi Thalib berkata:
مشيك في حاجة أخيك المسلم خير لك من حجة بعد حجة
Artinya: Langkahmu untuk membantu kebutuhan saudaramu adalah lebih mulia dari haji berulang ulang.
2. Berbakti pada Kedua Orang Tua
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW
عن أنس أن النبي صلى الله عليه وسلم وصى رجلاً ببر أمه وقال له "أنت حاج ومعتمر ومجاهد" ويعني: إذا برها.
Dari sahabat Anas bahwa Nabi Muhammad SAW pernah berpesan kepada seseorang supaya berbakti kepada ibunya.
Beliau bersabda: Kamu seperti berhaji, berumrah, dan berjuang di jalan Allah.
3. Mengamalkan Tugas sesuai Keahliannya
Mengamalkan atau mengerjakan pekerjaan yang sesuia keahlian untuk kebutuhan Bangsa, Negara, dan Agama juga memiliki nilai pahala yang besar.
4. Menjaga Lisan
قال الفضيل بن عياض: ما حج ولا رباط ولا جهاد أشد من حبس اللسان.
Artinya: telah berkata Ibnu Iyadh bahwa tidak ada amalan haji, mengikat hewan qurban, dan jihad yang lebih berat untuk dilakukan, mengalahkan menjadi mulut dan lisan.
Umat muslim disarankan untuk selalu menjaga lisan.
5. Mengerjkaan salat Isya dan salat Subuh berjamaah
.قال عقبة بن عبد الغافر: صلاة العشاء في جماعة تعدل حجة وصلاة الغد في جماعة تعدل عمرة
Artinya: telah berkata Ubah bin Ibnu Ghafur: salat Isya berjamaah setara dengan berhaji. Salat subuh berjamaah setara dengan ber-umrah.
Baca juga: 11 Larangan Saat Berihram yang Wajib Diketahui Jemaah Haji dan Umrah
6. Mengerjakan Salat Subuh Berjamaah dan Dilanjutkan Berzikir
عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: "من صلى الصبح في جماعة ثم جلس في مصلاه يذكر الله حتى تطلع الشمس ثم صلى ركعتين كان له مثل أجر حجة وعمرة تامة"
Dijelaskan bahwa umat muslim yang melaksanakan salat subuh berjamaah, dan kemudian melanjutkan dengan berdzikir hingga terbit matahari dan dilanjutkan salat isyraq akan mendapatkan pahala berlipatganda.
7. Berangkat ke Masjid Lebih Awal
Amalan lainnya yang memiliki nilai pahala setara dengan haji dan umrah adalah berangkat ke masjid lebih awal.
Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Said bin al-musayyab
8. Bersuci atau Wudhu Sebelum Melaksanakan Salat di Masjid
Bersuci dari rumah untuk menunaikan salat wajib di masjid sebagaimana hadits Nabi
عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: "من تطهر في بيته ثم خرج إلى المسجد لأداء صلاة مكتوبة فأجره مثل أجر الحاج المحرم ومن خرج لصلاة الضحى كان له مثل أجر المعتمر"
Artinya: barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian keluar rumah untuk mengerjakan salat di masjid maka dapat pahala seperti mengerjakan haji sekali. Adapun yang mengerjakan salat Dhuha di masjid maka mendapatkan pahala sekali Umrah.
9. Membaca Zikir, Tasbih, Takbir dan Tahlil
Berzikir membaca tasbih, tahmid dan takbir serta tahlil sebanyak
33 kali sesudah selesai mengerjakan salat wajib. Hal ini sesuai hadits yang menceritakan orang miskin telah menghadap Nabi karena tidak punya biaya. Maka Rasulullah memerintahkannya untuk bertasbih, tahmid, takbir dan tahlil sebanyak 33 kali.
10. Melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah) dan puasa Arafah (9 Zulhijah) memiliki nilai pahala setara seperti orang yang haji dan umrah.
Maka dari itu manfaatkan sebaik mungkin 10 hari pertama di awal bulan Zulhijah.
Baca juga: Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Dilaksanakan? Berikut Bacaan Niat dan Keutamaannya
Amalan-amalan itu dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa harus berangkat ke Tanah Suci.
Ini menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk tetap meraih pahala besar meski tidak menunaikan ibadah haji.
Karena bulan Zulhijah sendiri dimaknai sebagai momen yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan melakukan amalan-amalan sederhana secara konsisten, umat muslim tetap bisa meraih pahala yang luar biasa.
Jadi umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan amal kebaikan di bulan Zulhijah mendatang, yang penuh berkah.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Khusuknya-Ibadah-di-Masjidil-Haram_20251223_205432.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.