Minggu, 31 Mei 2026

Kecantikan

Kulit Kering Setelah Melahirkan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Harus ke Dokter

Kulit kering pascamelahirkan disebabkan oleh penurunan drastis kadar estrogen setelah persalinan, yang mengurangi produksi minyak alami

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
Pexels
KECANTIKAN - Ilustrasi seorang wanita memakai sunscreen. Kulit kering pascamelahirkan disebabkan oleh penurunan drastis kadar estrogen setelah persalinan, yang mengurangi produksi minyak alami, ini cara mengatasinya. 

"Perubahan hormonal tidak berhenti setelah melahirkan," jelas Dr. Knackstedt. "Prolaktin, hormon yang bertanggung jawab atas produksi ASI, tetap tinggi selama menyusui dan dapat menekan kadar estrogen lebih jauh lagi. Estrogen yang rendah dapat mengganggu kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembapan dan menjaga lapisan pelindungnya."

Secara umum, menyusui membutuhkan cairan dalam jumlah besar — baik dari sisi seberapa banyak ASI yang diproduksi ibu, maupun seberapa banyak yang perlu ia minum untuk tetap terhidrasi dan menjaga pasokan ASI.

Ibu menyusui mengalami peningkatan kebutuhan cairan harian yang signifikan karena tubuh secara aktif mengalihkan sebagian besar persediaan airnya untuk memproduksi ASI.

Jika Anda tidak mengonsumsi cukup cairan untuk mengimbangi yang dikeluarkan, dehidrasi akan segera terlihat di permukaan kulit, membuat wajah dan tubuh Anda terasa sangat kering.

Stres dan Kurang Tidur Juga Berperan

Bukan hanya biologi internal yang berperan. Kenyataan menyambut bayi baru lahir juga menciptakan tekanan lingkungan yang memengaruhi kulit Anda yang sudah rentan.

"Faktor fisik dan lingkungan seperti kurang tidur, stres, dan berkurangnya asupan cairan dapat semakin memperburuk dehidrasi dan kusam pada kulit," kata Dr. Knackstedt.

Ketika Anda terus-menerus kekurangan tidur, kadar kortisol (hormon stres) dalam tubuh Anda meningkat. Kortisol yang tinggi melemahkan kemampuan alami kulit untuk memperbaiki diri selama tidur malam, sehingga lebih sulit membangun kembali lapisan pelindung kulit dan mempertahankan kelembapan esensial.

Memahami Pelembap Anda

Cara terbaik untuk mengatasi kekeringan pascamelahirkan adalah dengan meningkatkan kualitas pelembap harian Anda. Carilah produk yang kaya dan mengandung tiga jenis bahan pelembap utama. Bayangkan ketiganya sebagai sebuah tim yang bekerja sama dari sudut yang sedikit berbeda untuk menyelamatkan lapisan pelindung kulit, menghentikan penguapan air dari permukaan kulit, dan menjaga kadar hidrasi yang sehat.

Berikut adalah apa yang perlu Anda cari pada label produk:

1. Humektan (Penarik Kelembapan) Humektan dikenal sebagai asam hialuronat dan gliserin. Mereka bekerja seperti spons kecil yang kuat, menarik air dari udara atau dari lapisan kulit yang lebih dalam, lalu menahan air tersebut erat-erat di permukaan untuk segera mengencangkan sel-sel yang kempes dan dehidrasi.

2. Emolien (Pelembut) Bahan-bahan ini meliputi ceramide, squalane, atau minyak nabati alami. Ketika kulit Anda kering, retakan-retakan mikroskopis terbentuk di antara sel-sel kulit. Emolien meresap ke dalam kulit untuk mengisi celah-celah kecil tersebut, memperbaiki lapisan lipid sehingga wajah terasa lembut, fleksibel, dan halus, bukan kasar dan gatal.

3. Oklusif (Pelindung) Ini adalah bahan-bahan yang lebih kaya dan lebih berat, seperti shea butter atau petrolatum. Oklusif membentuk lapisan fisik dan pelindung di atas kulit Anda, yang berfungsi sebagai perisai untuk mengunci kelembapan di dalam — mencegah air berharga yang sudah ditarik oleh humektan menguap ke udara.

Cara Aman dan Ramah Menyusui untuk Mengatasi Kekeringan Pascamelahirkan

Dalam merawat kulit pascamelahirkan, kesederhanaan dan keamanan bahan adalah kunci, terutama jika Anda sedang menyusui dan sering menggendong bayi dekat dengan dada Anda. Dr. Knackstedt menyarankan untuk menyederhanakan rutinitas perawatan dengan fokus sepenuhnya pada perbaikan lapisan pelindung kulit.

Langkah sederhana yang sering diabaikan adalah mengaplikasikan pelembap dan serum pada kulit yang masih lembap untuk mengunci hidrasi lebih efektif. Ini memungkinkan humektan langsung menangkap air di permukaan dan menguncinya dengan baik. Untuk memberikan tambahan hidrasi ekstra, lapisi terlebih dahulu dengan serum lembut yang mengandung Vitamin C dan asam hialuronat.

Kombinasi ampuh ini membantu kulit mempertahankan kelembapan dan mendorong pembentukan kolagen baru, membantu Anda membangun kembali tekstur kulit yang sehat.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved