Sabtu, 30 Mei 2026

Kecantikan

Kulit Kering Setelah Melahirkan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Harus ke Dokter

Kulit kering pascamelahirkan disebabkan oleh penurunan drastis kadar estrogen setelah persalinan, yang mengurangi produksi minyak alami

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
Pexels
KECANTIKAN - Ilustrasi seorang wanita memakai sunscreen. Kulit kering pascamelahirkan disebabkan oleh penurunan drastis kadar estrogen setelah persalinan, yang mengurangi produksi minyak alami, ini cara mengatasinya. 

Untuk perawatan lapisan pelindung yang lebih terukur, Dr. Knackstedt mencatat bahwa bahan seperti niacinamide (Vitamin B3) sangat baik untuk meningkatkan fungsi pelindung kulit dan mengurangi sensitivitas secara keseluruhan.

Batasi mandi air panas dan eksfoliasi keras, yang menurut Dr. Knackstedt dapat memperburuk kekeringan. Dan yang terpenting, ia menekankan pentingnya tetap terhidrasi dengan baik dan menjaga nutrisi seimbang.

Selalu sediakan botol air di dekat Anda, terutama di area tempat Anda biasanya menyusui, agar tubuh Anda memiliki cukup cairan untuk mendukung bayi dan organ-organ Anda.

Meskipun sebagian besar pelembap yang dijual bebas dan bahan-bahan pelembap aman digunakan selama menyusui, lokasi pengaplikasian tetap penting.

"Sebaiknya hindari mengaplikasikan produk langsung pada area yang mungkin bersentuhan dengan bayi, seperti dada, kecuali produk tersebut secara khusus berlabel aman untuk ibu menyusui," saran Dr. Knackstedt.

Kapan Harus ke Dokter

Bagi sebagian besar orang tua baru, kulit kering adalah gangguan sementara yang menjengkelkan dan akan membaik seiring hormon yang stabil serta tubuh yang menyesuaikan diri dengan ritme barunya. Namun, penting untuk mengetahui kapan harus mencari bantuan profesional.

"Jika kekeringan menjadi parah, persisten, atau disertai gejala seperti kemerahan, gatal, atau pecah-pecah, itu mungkin mengindikasikan kondisi yang mendasarinya seperti eksem atau dermatitis kontak," kata Dr. Knackstedt.

Dalam kasus ini, dermatologis bersertifikat dapat mengevaluasi kulit Anda dan merekomendasikan perawatan yang tepat dan aman untuk ibu menyusui, termasuk obat topikal jika diperlukan.

Selain itu, jika kekeringan kulit yang ekstrem disertai gejala lain seperti kelelahan parah, perubahan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, kelemahan otot, kerontokan rambut, atau rasa kedinginan yang terus-menerus, pastikan untuk menyebutkannya kepada dokter kandungan atau dokter umum Anda.

Pada sebagian kecil kasus (sekitar 3 dari 100 perempuan), perubahan hormonal drastis akibat persalinan dapat memicu tiroiditis pascamelahirkan. Peradangan tiroid sementara ini dapat menyebabkan kadar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme), yang menjadikan kulit sangat kering sebagai salah satu gejala utamanya.

Namun bagi sebagian besar orang tua baru, sedikit tambahan asupan air harian, pelembap yang kaya ceramide dan humektan, serta kesabaran yang cukup sudah lebih dari cukup untuk membantu organ terbesar tubuh Anda kembali ke kondisi normalnya.

(*)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved