Jumat, 29 Agustus 2025

Bursa Capres

Litbang Kompas: Ganjar Pranowo Lewati Prabowo Subianto, Anies Baswedan Mulai Naik, PDIP Usung Siapa?

Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan terus menanjak, sementara Prabowo Subianto mengalami penurunan.

Kolase Tribunnews.com (Tribunnews.com/Dani Permana dan Tribun Jabar/Richard Susilo)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan terus menanjak, sementara Prabowo Subianto mengalami penurunan. 

Dari ketiga tokoh tersebut, sudah ada dua yang hampir dipastikan mendapat tiket ke Pilpres 2024.

Keduanya adalah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Anies Baswedan yang baru saja dideklarasikan capres oleh Partai Nasdem.

Dari ketiga figur tersebut, dua di antaranya sudah mendapatkan dukungan parpol. Prabowo yang juga Ketua Umum Gerindra dideklarasikan partainya untuk menjadi capres 2024 Agustus lalu.

Seperti diketahui, Gerindra juga sudah mengantongi tiket untuk mendaftar Pilpres 2024 karena berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sementara itu, Anies telah dideklarasikan sebagai bakal capres Nasdem awal Oktober.

Hanya saja, Nasdem masih perlu bergabung dengan parpol lain untuk mengusung capres

Sebagai informasi, syarat untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden yang ditetapkan Undang-Undang No 7/2017 tentang Pemilu adalah memiliki setidaknya 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional.

Bagaimana dengan Ganjar Pranowo?

Ganjar Pranowo meski memiliki elektabilitas tinggi, dirinya masih belum dipastikan bisa maju di Pilpres.

Pasalnya, hak untuk menentukan siapa capres PDIP berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri

Gubernur Jawa Tengah sekaligus kader PDIP Ganjar Pranowo baru-baru ini mendapat sanksi berupa teguran lisan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Hal itu lantaran Ganjar menyatakan siap jadi calon presiden (capres).

Terhadap sanksi tersebut, Ganjar mengaku menerimanya.

"Maka ketika di antara situasi seperti ini ada statement yang tadi saya sampaikan kemudian menjadi diskursus di publik yang lumayan ramai begitu, kami mendapatkan peringatan. Dan ini sebagai kader saya terima," kata Ganjar di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (24/10/2022).

Ganjar menuturkan dirinya akan memperbaiki komunikasinya setelah mendapat sanksi dari PDIP.

Halaman
1234
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan