Breaking News:

Pemilu 2024

Airlangga Hartarto Dukung Pemilu Proporsional Terbuka: Kalau Sistem Tertutup Rajanya Golkar!

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendukung pemilihan umum (pemilu) dapat digelar secara proporsional terbuka.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Endra Kurniawan
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Airlangga Hartarto dalam acara rapat koordinasi teknis pemenangan Pemilu wilayah Jawa I di Hotel Red Top, Jakarta, Rabu (25/1/2023). Dalam kesempatan ini, menegaskan dukung pemilu secara proporsional terbuka. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendukung pemilihan umum (pemilu) dapat digelar secara proporsional terbuka. Sebab jika digelar tertutup, partainya dengan mudah memenangkan Pemilu 2024.

Penegasan itu disampaikan oleh Airlangga Hartarto dalam acara rapat koordinasi teknis pemenangan Pemilu wilayah Jawa I di Hotel Red Top, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Menurut Airlangga, partai Golkar tak takut dengan digelarnya pemilu dengan proporsional terbuka karena memiliki kekuatan calon legislatif (caleg). Namun jika digelar tertutup, Airlangga juga yakin bahwa partainya bakal memenangkan pemilu.

"Partai Golkar memang salah satu kekuatannya adalah di para caleg. Oleh karena itu Partai Golkar bersama 8 partai lainnya terus mengupayakan bahwa pemilu adalah sistem terbuka karena kalau sistem tertutup rajanya Golkar," kata Airlangga dalam sambutannya.

Airlangga mengingatkan partai Golkar pernah memenangkan pemilu dengan sistem proporsional tertutup pada 2004 lalu. Kemenangan itu lantaran brand awareness partainya telah mencapai 99,9 persen.

Baca juga: Golkar Tetap Paksa Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres dari KIB, Mardiono PPP: Bukan Ngotot

"Kita menang pemilu dengan sistem tertutup pun hafal bahwa dengan sistem tertutup di tahun 2004 Golkar juaranya brand awareness Golkar itu 99,9 persem sehingga kalau ditanya masyarakat kenal Partai Golkar pasti kenal," ungkap Airlangga.

Namun begitu, Airlangga menyatakan pihaknya tetap berkomitmen menjunjung tinggi reformasi. Baginya, hal rakyat tidak boleh direnggut dengan perubahan pemilu dengan proporsional tertutup.

"Golkar komit dengan reformasi, Golkar komit terhadap hak yang sudah diberikan kepada masyarakat, hak yang sudah diberikan ke masyarakat tidak boleh kita tarik kembali karena Partai Golkar selalu bersama rakyat," tukasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved