Dipicu Gitar, Dua Kelompok Pemuda di Tangerang Berkelahi, Satu Tewas
saat ini pihaknya sudah mengamankan delapan orang pengamen dan memeriksa warga yang terlibat pertikaian
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Dua kelompok pemuda terlibat aksi baku hantam yang dipicu oleh gitar seorang pengamen.
Salah satu pengamen bernama Anggi meregang nyawa dalam baku hantam tersebut.
Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, AKBP Sutarmo pada Selasa (26/5/2015) membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Aksi baku hantam itu terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 di kawasan Festival Cisadane, Jalan Letda Dadang Suprapto, Kelurahan Grendeng, Kota Tangerang.
Sutarmo memaparkan, pertikaian berawal pada Minggu (24/5/2015) malam lalu, dimana warga sekitar menyita gitar seorang pengamen.
"Gitarnya disita karena cara mengamennya meresahkan," kata Sutarmo.
Tidak terima gitarnya disita, sang pengamen lalu mengajak 13 pengamen lainnya untuk mengambil balik gitar tersebut dengan cara sweeping pada Selasa dini hari. Anggi termasuk di antaranya.
"Aksi sweeping yang dilakukan pihak pengamen pun akhirnya memancing emosi warga. Terjadilah pertikaian, dan menyebabkan salah satu pengamen tewas dengan luka parah di tubuh dan wajah," kata Sutarmo.
Sutarmo mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan delapan orang pengamen dan memeriksa warga yang terlibat pertikaian. Lima pengamen lainnya melarikan diri.
"Dari delapan yang kami amankan, dua sudah kami tetapkan sebagai tersangka karena melakukan tindak pemerasan saat sweeping," kata Sutarmo. (Banu Adikara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140830_210152_ilustrasi-perkelahian.jpg)