Kecelakaan Bus Pendemo Ahok di Antara Olok-olok dan Doa Hujan Deras Ada 'Tamparan' Menyadarkan
Hingga berita ini diunggah ada 1.666 komentar netizen, hal yang sangat jarang terjadi dari sekian banyak berita yang ada di Tribunnews.com.
"Kita harus ikut bersimpati,berduka dan berdoa.. semoga yg meninggal kluarga di beri ketabahan,yg sakit luka di beri kesembuhan.."
"Tunjukkan anda memiliki sisi yg baik meskipun beda pendapat .."
Demikian tulis akun dengan nama Satya Zulfiqar Ipnu.
Akun lainnya yang senada menulis.
"Gak boleh kayak gtu, meski saya non muslim saya turut berduka dgn kecelakaan tersebut."
"Mereka yang berunjuk rasa belum tentu salah. Karena hasutan dan kurangnya wawasan dengan dunia mayalah yang menyebabkan mereka berangkat."
"Sekarang ayo berjabat tangan, rapatkan barisan untuk menjaga kedamaian di NKRI."
"Jangan beri celah hasutan yang memecah belah persatuan dan kerukunan di NKRI."
"Saya kira semua saudara muslim dan non muslim setuju kok untuk itu."
Tulis akun dengan nama Dwi Mhein.
Dua akun ini jadi semacam oase di tengah padang gurun komentar panas dan gersang terkait demo atas dugaan penistaan agama petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Calon Gubernur DKI Jakarta.
Dua akun tersebut merupakan 'tamparan menyadarkan' untuk semua.
Kecelakaan bus
Seperti dikutip dari Kompas.com, bus pariwisata dengan nomor polisi AA 1600 G terguling di Kilometer 115+200 ruas Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) pada Kamis (3/11/2016) sekitar pukul 03.30 WIB.
"Jumlah penumpang sebanyak 62 orang," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus melalui ponselnya, Kamis pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20141025_212017_ilustrasi-kecelakaan-mobil.jpg)