Kecelakaan Bus Pendemo Ahok di Antara Olok-olok dan Doa Hujan Deras Ada 'Tamparan' Menyadarkan
Hingga berita ini diunggah ada 1.666 komentar netizen, hal yang sangat jarang terjadi dari sekian banyak berita yang ada di Tribunnews.com.
Kepada Putra Prima Perdana Kontributor Kompas.com Bandung, Yusri menuturkan, pada saat itu, bus melaju dari arah Palimanan menuju Cikopo.
Bus tersebut kemudian menabrak truk yang dikemudikan oleh Aris (35), warga Cikarang Utara, Bekasi, yang tiba-tiba pindah dari lajur lambat ke lajur cepat.
"Akibatnya, bus tidak terkendali, oleng ke kanan, masuk median dan terguling," kata Yusri.
Dari keterangan sopir bus, Ahmad Sakir (31), para penumpang bus akan mengikuti aksi unjuk rasa 4 November di Jakarta.
"Rencananya akan melakukan unras (unjuk rasa) di Jakarta," kata dia.
Dalam kecelakaan tersebut, seorang laki-laki bernama Sarjono (47), warga Kampung Klegen Gatak, Desa Bangunharjo, Kecamatan Sawon, Kabupaten Bantul, dinyatakan meninggal dunia.
Korban luka ringan dan luka berat dibawa ke RSUD Ciereng, Subang; dan RSUD Cideures, Majalengka.
"Korban dibawa ke RSUD Ciereng, Subang, satu orang meninggal dunia, 5 orang luka ringan. Di RSUD Cideures, Majalengka, satu orang luka berat dan 8 orang luka ringan," ujarnya.
Info terbaru menyatakan dua penumpang dikabarkan tewas (dua penumpang tewas masih dalam konfirmasi). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20141025_212017_ilustrasi-kecelakaan-mobil.jpg)