Hakim PN Depok Vonis Terdakwa Kasus Narkotika Jaringan Internasional 19 Tahun Penjara

Vonis tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok Rozi Julianto yang meminta Erwin divonis hukuman 19 tahun penjara

Hakim PN Depok Vonis Terdakwa Kasus Narkotika Jaringan Internasional 19 Tahun Penjara
ilustrasi vonis

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok memvonis Erwin Hehamahua, terdakwa penyalahgunaan narkotika yang terlibat sindikat peredaran ekstasi dan sabu internasional divonis hukuman 19 tahun penjara.

Dalam sidang putusan yang digelar di PN Depok, Majelis Hakim yang diketuai Rosa Kesuma Hidayah dengan anggota Nanang Herjunanto dan Ramon Wahyudi menyatakan Erwin bersalah.

Baca: Jaksa Tolak Eksepsi Terdakwa Ahmad Dhani

Narapidana Lapas Kelas II A Tangerang itu dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pasal 114 ayat 2 juncto 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pasal 114 ayat 2 juncto 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menjatuhkan hukuman penjara 19 tahun penjara," kata Rosa di PN Depok, Kamis (21/2/2019).

Vonis tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok Rozi Julianto yang meminta Erwin divonis hukuman 19 tahun penjara.

Rosa menuturkan bahwa yang memberatkan hukuman karena Erwin masih berstatus terpidana dan tidak menjalankan program pemerintah memberantas peredaran narkotika.

Sementara yang meringankan hukumannya karena terdakwa berkelakuan baik dan tidak berbelit-belit dalam memberi keterangan selama persidangan.

"Menetapkan barang bukti empat bungkus plastik hitam berisikan ekstasi dengan jumlah 3.444 butir dan sabu seberat 451,7 gram dirampas untuk dimusnahkan," ujarnya.

Usai vonis dibacakan, Erwin mengaku menerima vonis yang dijatuhkan kepadanya dan tidak mengajukan banding.

Sebagai informasi, Erwin berperan sebagai penghubung sindikat internasional ekstasi dan sabu yang dikirim dari Belgia atas nama Jhon Mice Van Scho.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved