Sabtu, 30 Agustus 2025

Demo Tolak RUU KUHP dan UU KPK

Empat Orang Diduga Pemicu Kericuhan Demo di Gedung DPR RI Ditangkap Polisi

Empat orang tersebut ditangkap di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, sekitar pukul 17.30 WIB hingga 18.20 WIB

Tribunnews/JEPRIMA
Massa aksi saat melakukan demonstrasi di kawasan DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019). Pada aksi menolak RKUHP yang berlangsung di jakarta tersebut berakhir ricuh. Tribunnews/Jeprima 

Tembakan gas air mata kemudian dilemparkan.

Massa sempat terpecah, namun bisa kembali lagi dengan cepat.

Massa kemudian melawan lagi.

Kali ini, massa melawan dengan melempar petasan.

Saat ini terjadi, salah seorang polisi jatuh pingsan.

Polisi itu langsung dibopong rekan-rekannya menjauh dari area rawan.

"Ini peringatan pertama dari polisi. Jika kalian bubar kami tidak akan ambil tindakan lain," teriak salah seorang polisi.

Adapun, massa yang terlibat bentrok dengan polisi ini mayoritas tak menggunakan atribut atau seragam apapun. Entah dari mana asal mereka.

Sementara mahasiswa berjaket almamater beserta ojek online berjaket Grab maupun Gojek tampak berusaha menahan emosi massa. Mereka bergandengan tangan berusaha menahan serangan massa ini.

"Jangan woy, jangan lempar. Kasihan warga, kasihan wartawan, stop!" teriak mereka.

Baca: Jangan Remehkan Generasi Z

Namun, jumlah mereka ini kalah dengan jumlah massa yang sudah terlanjur rusuh dengan aparat kepolisian.

Sehingga, imbauan massa mahasiswa dan pengemudi ojek online pun tak dipedulikan. (Walda Marison)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Situasi Terkini Demo di DPR, Satu Orang Polisi Jatuh Pingsan

Kendaraan taktis mulai masuk tol dalam kota

Demonstran ricuh dengan aparat kepolisian di sekitar restoran Pulau Dua, Senayan, Jalan Gatot Subroto, Senin (30/9/2019)
Demonstran ricuh dengan aparat kepolisian di sekitar restoran Pulau Dua, Senayan, Jalan Gatot Subroto, Senin (30/9/2019) (Kompas.com/Walda Marison)

Aparat kepolisian mulai menggerakan kendaraan taktis (rantis) hingga personel bersepeda motor atau Pengendali Massa (Dalmas) masuk ke  Tol Dalam Kota dari arah Semanggi, Senin (30/9/2019).

Mereka melawan arah dan berhenti tepat di Jembatan Slipi untuk menembakan gas air mata ke arah massa yang berkumpul di Jalan Pejompongan, atau di bawah Jembatan Slipi.

Halaman
123
Sumber: TribunJakarta
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan